LEON288

Cerita Sex Teman SMA Cantik Yang Masih Perawan

Cerita Sex Teman SMA Cantik Yang Masih Perawan

Majalah Dewasa – Cerita Sex Teman SMA Perkenalkan, namaku Brian, Aku ingin bercerita tentang apa yang pernah terjadi di kehidupanku saat masih duduk di bangku SMA. Aku memiliki beberapa teman wanita yang lumayan cantik dan seksi sewaktu di SMA saat itu aku berada di bangku kelas 3 disalah satu sekolah swasta, aku memiliki satu teman wanita yang sangat akrab denganku. Bahkan teman-temanku yang lainnya mengira kami pacaran. Ia sebenarnya memiliki pacar yang jauh lebih tampan dariku dan bila dibandingkan denganku sangat tidak setara. Hampir setiap saat sesudah pulang dari sekolah aku selalu bersamanya seperti pepatah yang mengatakan dimana ada gula, disitu ada semut.

Cerita Sex Teman SMA Temanku ini bernama Liana. Aku sering memanggilnya Lia agar lebih mudah di ucap, namun tak sering ku mengolok namanya dengan panggilan Ass (bokong). Memang sekilas bokongnya begitu seksi dan sintal, padat menggairahkan. Kulitnya kuning langsat dengan dengan bentuk tubuh yang ideal ramping, rambutnya panjang terurai dan bibirnya tipis kecil, dadanya masih begitu mini untuk telapak tanganku.

Jujur aku lebih suka ia mengenakan celana pendek style lelaki dibanding menggunakan rok. Ia memang senang menggunakan rok mini saat bepergian dengan pacarnya namun saat denganku ia malah sering mengenakan pakaian ala pria (tomboy). Sekilas dibenakku sempat berfikir alangkah seksinya bila ia tak menggunakan busana apapun.

Cerita Sex Teman SMA Bentuk dadanya yang masih datar dan sangat mini itu sering membuat penasaran.
Aku sering main kerumahnya, kedua orang tuanya sangat baik dan sering mengajakku makan bersama, nginap di rumahnya ketika belajar kemalaman dan lain-lain. Tepat hari sabtu siang, sesudah pulang sekolah aku mengantarnya pulang seperti biasa, namun sepanjang perjalanan raut wajah Lia sedikit berbeda, mimik muka yang begitu cemberut dan tak peduli dengan kata orang yang mengajaknya berbicara membuatnya terlihat lusu. Karena sudah lama mengenalnya, aku tau kelakuannya yang satu ini. Ditengah perjalanan aku mengajaknya berbicara namun sepertinya dia lagi gak mood untuk ngobrol dan menanggapi ucapanku. Aku menghentikan laju kendaraan di sebuah warung makan yang tidak begitu mewah untuk orang sekelas Lia, namun apa daya isi dompetku berkata lain.

”Mau makan apa kamu Ass..??” tanyaku.

”Gak makan gue, minum aja tapi loe yang bayarin..” balasnya.

”Enak aja, emangnya aku nih cowok kaya mu itu..” ucapku sedikit dongkol.

”Apaan sih kamu tuh bawa-bawa dia segala. Aku sudah gak peduli..” tukasnya dengan nada sedikit tinggi.

”Yaelllaaaahh.. Santai aja kali, kamu tuh makin jelek tau..” ucapku dengan nada mengolok.

Lia hanya melihatku sambil mengerutkan bibirnya. Aku suka dengan raut wajahnya yang seperti itu, seandainya dia belum menjadi milik orang lain pasti ingin sekali aku memilikinya lebih. Tanpa basa-basi, aku pun segera memesan makanan kesukaanku dan minuman kesukaannya. Soda gembira serasa berat untuk ku bayar karena kondisi keuangan ku yang saat itu amburadul.

Sambil menunggu makanan yang disajikan, aku berusaha mengorek apa yang mengganjal di hatinya sampai membuatnya jutex kaya sekarang ini. Tanpa perlu menunggu lama, ia pun mau berbicara masalah kegalauannya, itu pun karena aku sangat dekat dengannya. Sedikit demi sedikit ia menceritakan kejadian yang membuatnya BT. Ia cemburu karena pacarnya tidak menjemputnya dan malah mengantar cewek lain. judi slot terbesar

”Cemburu nih ceritanya.. Hari ini masih cemburuan, basi..!!” ledekku.

”Emangnya kenapa..?? Gak boleh..?” tanyanya singkat sambil melototin aku.

”Jaman sekarang itu cowok minimal punya dua cewek, kasihan the elooo…” ledekku makin menjadi-jadi.

”Mana ada kayak begitu. Kamu aja gak punya cewek..” sindirnya sambil tersenyum geli.

Cerita Sex Teman SMA ”Siapa bilang aku gak punya cewek..?? Aku kan masih ingin nunggu seseorang.

Hahahah…” jawabku ngeless dari kenyataan.

”Hhhmmm… Bohong aja kmu tuh ya.. Nungguin siapa emangnya..?” tanyanya penasaran.

”Ahhhahahahahahah.. Penasaran kan..? Ya nungguin loe putus dulu baru ku kasih tau siapa yang ku tunggu.. mikir lah dikit” jawabku dengan sedikit deg-degkan.

Tak berapa lama kemudian menu pesananku datang, aku lantas menawarkan makan berdua dengannya namun ia hanya menggelengkan kepala.

”Masa.. Jangan-jangan loh suka lagi sama gue, gak level gue..” ucapnya sambil meminum minumannya.

“O..O..O..O.. Aku selalu pakai level, aku pakai bintang, bukan level..” Kataku sambil terus memakan makananku.

Lia hanya tersenyum saat menatapku, terkadang dia hanya mengerutkan kening dan mengerutkan bibir. Mata dan bibirnya membuat hatiku berdebar, sungguh pemandangan yang indah.

“Maukah kamu pergi ke pantai bersama kami besok hari Minggu?” Lia mengerucutkan bibirnya dan bertanya. “Tidak, aku ingin membereskan penginapan, aku akan pindah besok…” jawabku, suaraku agak kabur karena ada makanan di mulutku.

“Gak lucu… Ayo, ayo, aku bantu bersih-bersih…” ucapnya mulai mengeluh.

“Hmm… aku bisa membersihkannya sendiri…” Aku menjulurkan lidah dan berkata:
P

“Kapan kamu akan membersihkan semuanya…?” » Lia bertanya sambil berdiri dan pergi ke tempat cuci tangan. Saat dia melewatiku, di mataku aku melihat bentuk pantatnya yang familiar. Ini sangat montok dan Anda dapat dengan jelas melihat CD-nya menonjol. Lia segera pulang ke rumah dan duduk.

“Kapan kamu akan membersihkan semuanya…?” » Lia bertanya lagi, memperkuat pertanyaan sebelumnya.

“Kalau begitu, bersihkan, apakah kamu ingin membantu…?” Aku bertanya. “Baiklah, aku akan membantumu, tapi aku berjanji akan pergi ke pantai besok ya…” ucapnya sambil mengulurkan tangannya dan meminta jabat tangan tanda setuju.

Cerita Sex Teman SMA Aku hanya setuju saja, gak mau membuatnya kecewa. Setelah kelar makananku, aku dan dia langsung menuju ke kost ku. Sesampainya di kost aku mempersilahkan Lia masuk. Suasana kost ku saat itu sepi, teman-temanku belum ada yang pulang. Aku membuka pintu kamar dan masuk bersama Lia. Wajah Lia sedikit terkejut dengan bentuk kamarku yang memang rapi, bersih dan terawat. Di dinding terpajang poster seksi-seksi dan mesra. Lia mulai melirik ke arah tv, ia mulai mendekatinya dan mengambil boneka Winne the Pooh yang ada di samping tv. Boneka yang cukup besar dan menarik untuk seorang wanita.

”Minta ya Yan..?” katanya sambil menunjukan boneka yang diinginkan.

”Minta..? Beli lah, suruh tuh pacar kaya mu beliin..” kataku mulai bercanda.

Lia langsung melemparkan boneka tersebut ke aku dan ia mulai keluar kamar dengan wajah dongkol. Aku tau sifatnya, oleh karena itu aku pun menyusulnya, membujuknya agar masuk ke kamar lagi. Akhirnya Lia mau kembali ke kamar dengan langkah sedikit malas. Aku mengikutinya dari belakang sedikit mendorong-dorong tubuhnya agar langkahnya lebih cepat.

”Awas loh kalo ungkit si brengsek itu lagi..” kata Lia sedikit mengancam.

Cerita Sex Teman SMA Lia duduk di kasur sambil menyalakan tv di depannya sedangkan aku berbaring di belakangnya. 2 menit mengotak atik siaran tv, tampaknya dia bosan dengan acara-acara lebai.

”Yan.. Gue nyalakan komputer loh ya..?” pintanya.

”Nyalain aja, gak apa-apa kok..” jawabku. Titan Gel murah meriah

Lia langsung menyalakan komputer dan aku mengambil remote tv dan mengganti acaranya. 15 menit Lia mengotak-atik komputerku, ia mulai kebelet.

”Kamar kecil Loe di mana..?” tanya Lia sambil memegang perutnya.

”Wc maksud kamu, tuh lewat jalan ini, belok kiri dikit..” jawabku sambil menunjukan arah.

Lia segera menuju WC dan aku kembali keposisi ku. Saat ia kembali dari wc, Lia terkejut menatap layar monitor yang menyajikan foto-foto ngentot yang memang telah saya tetapkan sebagai screensever bila komputer tidak beraktivitas 5 menit.

”Loe gila juga ya, foto gituan ajha di koleksi, parah loe.. Dasar otak parno..” katanya sambil melihat kearahku.

”Wajarlah Ass.. Kamu kayak gak pernah ajha..” jawab Ku sambil membalas tatapannya.

”Loe tuh ya.. Kira gue cewek apaan.. Hee..” kata Lia sambil menunjuk ku dan mendekatiku.

Saat itu pingin bangat ku gigit jarinya yang tepat mengarah ke muka ku karena gemes dengan sikap manja dan sok nya. Lia kembali menatap kearah monitor dan saat itu terlintas foto ngentot Asia Carrera yang pada saat itu lagi maraknya beredar di sekolah kami. Lia kembali tertegun dan aku pun bangun dan duduk di belakangnya sambil tanganku sedikit memeluk pinggulnya.

”Itu foto beneran Yan..?” tanya Lia sedikit tidak percaya.

”Iyalah emangnya tom and jerry..” jawabku singkat.

Saat itu keinginanku untuk memeluknya sangat tinggi. Aku memberanikan diri memeluk pinggulnya dan saat ku peluk, Lia sedikit kaget namun tidak bergerak sedikit pun. Matanya masih asik menikmati gambar-gambar di layar komputer, aku mendekatkan dadaku ke pundaknya, tanganku mulai melingkar di pinggulnya sambil kaki ku mulai ku lebarkan tepat diantara pinggulnya. Lia hanya pura-pura tak tau akan kelakuanku itu.

“Kamu punya film seperti itu, maksudnya…?” » Lia bertanya sedikit penasaran.

Cerita Sex Teman SMA ”Ada donk.. Mau lihat..?” kata ku sambil mulai mencari video tersebut.

Video yang saya buka kali ini adalah video artis Indonesia yang terkenal dengan skandal seksnya. Artis yang mempermainkan orang asing itu membuat mata Lia terbelalak. “Apakah ini benar-benar sebuah video…?” » Ria bertanya dengan tidak percaya.

“Ya, lihat dia…” jawabku sambil berjalan di belakangnya untuk memastikan posisiku sebelumnya.

Saat dia sibuk menonton hingga pertengahan panggung, aku mulai mencium lembut bagian belakang lehernya. Lia menghindariku sebentar tanpa henti. Aku tahu Lia ingin tahu seperti apa rasanya seks, tanpa aku minta, Lia menempelkan tubuhnya ke dadaku. Saat itu aku memeluk erat tubuhnya dari belakang.

“Aku menyukaimu, brengsek…” bisikku pelan dan mencium telinganya.

“Hmmm… Lucu mendengarnya… Apa kamu benar-benar serius dengan ucapanmu…??” Ucap Lia sambil sedikit menjauhkan telinganya dari bibirku. “Aku serius.. Tapi aku agak skeptis karena aku tidak berada di levelmu, apalagi kamu sudah punya pacar yang jauh lebih baik dariku…” jawabku.

Segera, dia berbalik menghadapku. Aku menatap lurus ke wajahnya. “Veeeeerrrrr,” jantungku berdetak sangat kencang hingga napasku menjadi sedikit tidak menentu. Dia akhirnya tersenyum.

“Tapi aku berjanji padamu, tidak akan ada yang tahu… Sebenarnya aku sudah mencintaimu sejak lama, tapi hanya kamu yang tidak membalasnya…” ucapnya sambil berbalik 45 derajat dan langsung memelukku.

“Aku sayang kamu Yan, aku sayang kamu…” ulang Lia.

Cerita Sex Teman SMA Dekapannya begitu manja dan lembut membuatku membalas pelukannya. Tanganku mulai memegang dagunya dan ku balikan wajahnya ke arahku dan ku kecup bibirnya.

“Muuuccchhh…” ciuman hangatku mendarat di bibirnya. Lia pun semakin dimanjakan dan membalas ciumanku dengan lembut. Lengannya mulai melingkari leherku dan membawanya ke bibirnya, lalu ke mulutnya. Kami berciuman balik, tangan kananku mulai bergerak ke arah payudara kecilnya dan hanya menggunakan minset. Aku menyentuhnya dengan ringan dan dia menyadarinya dan segera melepaskan ciumannya.
“Jangan berkata begitu, jangan seperti itu sayang…” ucap Lia sabar sambil menepis tanganku dengan lembut.

Aku hanya tersenyum ramah dan mulai berjalan menuju pintu kamar. Aku menutup pintu kamar dan duduk di tempat tidur. Lia segera menghampiriku sambil berbaring, kepalanya bertumpu pada pahaku sementara tangan kanannya memegang tanganku dan membelainya. Aku hanya diam dan membelai rambutnya, sesekali ku cubit hidungnya karna gemas dengan bentuk hidungnya yang mancung. Tanganku ternyata tidak tinggal diam, perlahan-lahan mulai ku arahkan ke bagian dadanya dan masuk melalui baju seragamnya. Lia tau dengan maksudku dan ia hanya membiarkan ulah nakalku itu. Akhirnya tanganku menyentuh belahan dadanya dan Lia melihat ke arahku.

”Bolehkan sayang..?” tanya ku sambil tersenyum. Lia hanya mengangguk dan tersenyum setuju denganku. Aku mulai menarik tanganku dan membuka kancing bajunya satu per satu. Lia menatapku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Aku mengangkat bajunya dan membelai dadanya, roketku terulur dan mengenai kepalanya yang berada di pahaku. Keinginanku semakin besar hingga aku tidak bisa mengendalikannya lagi. “Katakan, berbaringlah di atas bantal…” kataku sambil mengatur bantal lebih tinggi. Wedebet

Lia hanya menuruti keinginanku, setelah berbaring aku menekannya dari atas.

Cerita Sex Teman SMA Ku lumat buah dadanya yang telah bebas terbuka sedari tadi. Kuluman ku mengarah ke puting susunya dan ku jilati sekitar buah dadanya. Lia hanya mendesah kecil sambil menutup matanya. Ku kangkangin sedikit pahanya dan kini bibirku kuarahkan ke selangkangannya. Kutarik CD nya hingga terlepas sementara rok seragamnya masih terpasang.

“Apa yang akan kamu lakukan sayang… Uhhmmm… Jangan lakukan itu sayang. aku takut…” ucapnya dengan suara nakal sambil mengerang pelan dan mengerucutkan bibir.

”Aku mau buat nikmat nih say, santai ajha ya n nikmati ajha..” kataku mencoba meyakininya.

Lia hanya terdiam dan aku mulai menjulurkan lidahku ke selangkanngannya. Miss V nya tampak memerah dan terlihat rapat. Lubangnya masih sebesar kelingking dan sedikit berongga. Ku sepong dengan lembut mulut V nya.

”Ahhhh..Huuuff.. Loe jorok banget sih sayang. Ngapain sih, hhhuuuu huuu..” kata Lia sambil menahan sensasi kenikmatan perilakuku.

Aku terus menjilat dan mengisap-isap klitorisnya.

”Aaaahhhhhh..Eeennnaaakk saaayy, kok rasanya nikmat gini ya sayy.. Oohhhh..” Kata Lia semakin menikmati permainanku.

Tangannya memegang kepalaku dan ditekannya ke selakangannya.

”Uuhhhh.. Yeaaahh, Terus say.. I love U bebs.. Ohh,, Uhh aaggrrhh.. Uhh..” desah Lia semakin menjadi-jadi.

Tubuh Lia semakin bergetar, pinggulnya bergetar naik turun. Hampir 8 menit Lia merasakan sensasi itu dan akhirnya tubuhnya mengejang dan

”AAAARRGGGHHHH, AAAAAAAGGGGG UHH..”

Cerita Sex Teman SMA klimaks pertama selama hidupnya di rasakan. Lia terbaring lemas dan aku mulai membuka baju dan celana ku. Cairan bening keputih-putihan yang keluar dari miss v Lia ku ambil dan kupakai untuk melumasi rudalku. Ku kangkangin kakinya lebar-lebar hingga miss v Lia terbuka. Ku dekatkan rudalku ke lubang V nya dan mulai ku tekan. Lia menggigit bibir bawahnya saat rudalku berusaha menembus miss V nya.

”Aauuuu.. Pelan sayang, uuhh,..” erangan Lia menahan sakit.

Ku hentikan tusukan ku dan ku lumasi lagi rudalku dengan liurku dan ku arahkan ke miss V nya, kutekan perlahan-lahan dan

”Aaaahhhhhh,. Aduhhh, saaaakkiitt sayyyang..” jerit Lia saat rudal ku ambles masuk ke lubang V nya.

Aku gerakan rudalku maju mundur perlahan-lahan sambil ku peluk tubuhnya. Lia menggigit pundak ku perlahan-lahan untuk mengurangi rasa sakitnya. Aku merasa hangat di sekitar batang rudalku. Rudalku basah dan saat ku lihat ternyata Miss V Lia mengeluarkan darah segar. ”Betapa beruntungnya Aku” gumamku dalam hati.

”Ahhhhh.. Huumm.. Say.. Uhh ooohhh,,” desahnya sambil tak henti-hentinya menggigit pundak ku.

Rudalku sedikit bergerak cepat.

”Uuhhh.. Yeaaahh.. Ahahh.. Ah..ah..ahh..” desah Lia mengikuti tusukanku.

Rudal penghancurku tak bisa ku lerai lagi untuk menahan semburan lendir hangat. 10 menit aku menikmati Miss Vnya dan ia mulai memeluk ku makin erat. Sesekali kulumat bibirnya dan ku remas-remas buah dadanya yang masih mengkal itu.

”Ahh, Nikmat banget sayang.. A..ak..aku mau klluuu..aarr lagi.. Ahhhhhh..” desah panjang Lia saat mencapai klimaxnya. Slot deposit pulsa tanpa potongan

Aku terus menggenjotnya perlahan-lahan dan melumat bibirnya. Nafasku terengah-engah dan ku sentakkan rudalku sedikit kuat hingga semua batang rudalku ambles.

Cerita Sex Teman SMA ”Aaaaadddduuhh..” desahnya menahan sakit.

”Tahan sayang, ahh,, sedikit lagi..” kataku sambil sedikit mengenjotnya kuat.

”Gue dah gak kuat lagi sayang.. Ahhh..” jawabnya sambil menggigit bibirku dengan lembut.

”Ahha.. Ahh, tahan ya, tahan sayang.. Ohh..” kata ku.

Satu sentakan kuat dan Lia menjerit menahan sakit dan ”Aaahhhhhhh.. (CROOOTT..CROOOTT..CROOOTT)” desahan panjangku dan klimaksku berhasil kumuntahkan ke rahimnya.

Aku dan Lia terkulai lemas. Ia merasakan cairan hangat mulai masuk dan menembus ke dalam perutnya dan Lia meneteskan air matanya sambil memelukku ditengah keringat yang mengucur deras.

”Maafin aku ya say.. Aku gak ada maksud untuk merusakmu..” kata ku sambil kucium pipi dan keningnya.

”Iya say, gue tau kok.. Gue gak mau ditinggalin loe say..” jawabnya sambil makin mendekapku erat-erat.

Aku mencabut rudalku dan ku kecup buah dadanya. Lumuran darah keperawanannya tampak membasahi kasur dan rok seragamnya. Aku menutup pakaiannya dan ku kancing kembali. Kulepas seprei kasurku dan ku rebahkan tubuhku disampingnya. Lia memeluk ku dengan manja dan akhirnya kita ketiduran. Saat hp nya berbunyi akibat di telpon ibunya barulah kita terbangun. Rencana pindahku terhenti dan aku tetap menetap di kost itu walaupun uang DP sudah kubayarkan untuk kost baruku.

Cerita Sex Teman SMA Aku sangat mencintainya dan akan selalu begitu, hingga sekarang aku masih terus bersamanya, walaupun kini dia jauh dari ku namun kita seminggu sekali pasti bertemu dan pastinya menyalurkan rasa cinta kita diranjang. Orang tua dia dan aku sudah merestui dan rencananya kami menikah pada Maret 2019 mendatang.

b0kep asli,bokef asli,bokep asli,bokep berdarah,download bokep lokal,pecah keperawanan,bokeb barat asli,pecah keperawanan abg

Tanateseks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *