LEON288

Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga

Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga

Majalah Dewasa – Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga, Kehidupan terus berjalan, Usia kandungan istri saya menginjak bulan ke-4, Tahu sendirilah bagaimana kondisi perempuan kalau sedang hamil muda. Bawaannya malas melulu. Tapi untuk urusan pekerjaan dia sangat bersemangat. Dia memang pekerja yang ambisius. Berdedikasi, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Karena itu jadwal keluar kota tetap dijalani.

Kualitas hubungan seks kami makin buruk. Dia seakan benar-benar tak ingin disentuh kecuali pada saat benar-benar sedang relaks. Saya juga tak ingin memaksa. Karenanya saya makin sering beronani diam-diam di kamar mandi. Kadang-kadang saya kasihan terhadap diri sendiri. Kata-kata Mbak Maya sering terngiang-ngiang, terutama sesaat setelah sperma memancar dari penis saya. “Kacian adik iparku ini..” Tapi saya tak punya pilihan lain. Saya tak suka “jajan”. Maaf, saya agak jijik dengan perempuan lacur.

Tiap kali beronani, yang saya bayangkan adalah wajah Mbak Maya atau si bungsu Rosi, bergantian. Rosi telah tumbuh menjadi gadis yang benar-benar matang. Montok, lincah. Cantik penuh gairah, dan terkesan genit. Meskipun masih bersikap manja terhadap saya, tetapi sudah tidak pernah lagi bergayutan di tubuh saya seperti semasa saya ngapelin kakaknya. Saya sering mencuri pandang ke arah payudaranya. Ukurannya sangat saya idealkan. Sekitar 34. Punya istri saya sendiri hanya 32.

Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga – Seringkali, di balik baju seragam SMU-nya saya lihat gerakan indah payudara itu. Keinginan untuk melihat payudara itu begitu kuatnya. Tapi bagaimana? Mengintip? Di mana? Kamar mandi kami sangat rapat. Letak kamar saya dengannya berjauhan. Dia menempati kamar di sebelah gudang. Yang paling ujung kamar Mak Jah, pembantu kami. Setelah kamar Mayang, kakak Rosi, baru kamar saya. Bandar Togel online resmi

Kamar kami seluruhnya terbuat dari tembok. Sehingga tak mugkin buat ngintip. Tapi tunggu! Saya teringat gudang. Ya, kalau tidak salah antara gudang dengan kamar Rosi terdapat sebuah jendela. Dulunya gudang ini memang berupa tanah kosong semacam taman. Karena mertua butuh gudang tambahan, maka dibangunlah gudang. Jendela kamar Rosi yang menghadap ke gudang tidak dihilangkan. Saya pernah mengamati, dari jendela itu bisa mengintip isi kamar Rosi.

Sejak itulah niat saya kesampaian. Saya sangat sering diam-diam ke gudang begitu Rosi selesai mandi. Memang ada celah kecil tapi tak cukup untuk mengintip. Karenanya diam-diam lubang itu saya perbesar dengan obeng. Saya benar-benar takjub melihat sepasang payudara montok dan indah milik Rosi. Meski sangat jarang, saya juga pernah melihat kemaluan Rosi yang ditumbuhi bulu-bulu lembut.

Tiap kali mengintip, selalu saya melakukan onani sehingga di dekat lubang intipan itu terlihat bercak-bercak sperma saya. Tentu hanya saya yang tahu kenapa dan apa bercak itu. Keinginan untuk menikmati tubuh Rosi makin menggelayuti benak saya. Tetapi selalu tak saya temukan jalan.

Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga – Sampai akhirnya malam itu. Mertua saya meminta saya mendampingi Rosi untuk menghadiri Ultah temannya di sebuah diskotik. Ibu khawatir terjadi apa-apa. Dengan perasaan luar biasa gembira saya antar Rosi. Istri saya menyuruh saya membawa mobil. Tapi saya menolak. “Kamu kan harus detailing. Pakai saja. Masa orang hamil mau naik motor?” Padahal yang sebenarnya, saya ingin merapat-rapatkan tubuh dengan Rosi.

Kami berangkat sekitar pukul 19.00. Dia membonceng. Kedua tangannya memeluk pinggang saya. Saya rasakan benda kenyal di punggung saya. Jantung saya berdesir-desir. Sesekali dengan nakal saya injak pedal rem dengan mendadak. Akibatnya terjadi sentakan di punggung. Saya pura-pura tertawa ketika Rosi dengan manja memukuli punggung saya.
“Mas Andy genit,” katanya.
Pada suatu ketika, mungkin karena kesal, Rosi bahkan tanpa saya duga sengaja menempelkan dadanya ke puggung saya. Menekannya.
“Kalau mau gini, bilang aja terus terang,” katanya.
“Iya iya mau,” sahut saya.
Tidak ada tanggapan. Rosi bahkan menggeser duduknya, merenggang. Sialan.

Malam itu, Rosi mengenakan rok ketat dan tank top, serta jaket kulit. Adik iparku sangat seksi.
Teman Rosi sudah menunggu di klub malam. Ada sekitar 15 orang. Aku membiarkan Rosi bergabung dengan teman-temannya. Aku memilih duduk di pojok.
Malu jika kamu bergabung. Itu sudah tua, huh. Aku hanya berdiri dari jauh memperhatikan dan menikmati indahnya tubuh remaja itu. Namun mataku masih terpaku pada tubuh Rosi. Dia adalah gadis tercantik. Di antara saudara istriku, Rosi yang paling cantik. Orang tercantik kedua adalah Mbak Maya, setelah Yeni, istriku. Mayang yang terburuk. Tubuhnya langsing dan tidak membangkitkan nafsu.
Kisah Kakak Ipar Selingkuh di Keluarga – Sesekali Rosi menoleh ke tempat dudukku dan melambai ke arahku. Saya tersenyum dan mengangguk. Mereka turun ke arena. Rosi memikirkan sekitar tiga lagu.
“Apakah Anda sudah memesan minuman Anda, Tuan Andy?” Dia bertanya.
Daguku menghadap ke cangkir teh lemon di depanku. Saya tidak berani meminum minuman beralkohol, meski hanya bir. Saya juga tidak kecanduan.
“Mengapa kamu datang ke sini? Pergilah bersama teman-temanmu,” kataku.
Rosi dan rekannya berjanji akan pulang jam 10 malam. Sebelumnya, ibu mertua saya juga berpesan agar saya tidak pulang larut malam.
“Tak enak melihat Mas Andy keluar sendirian,” kata Rosi yang duduk di sebelahku.
“Tidak apa-apa.”
“Benarkah?” Aku mengangguk dan Rosi kembali ke kelompoknya.
Setelah satu lagu, dia mendatangiku. Tarik tanganku. Saya memberontak.
“Ayo. Tidak apa-apa, aku akan memperkenalkanmu pada teman-temanku. Mereka juga memintanya. »
Aku menyerah. Aku baru saja mengayunkannya. Ayo berpesta. Sudah lama sekali saya tidak mengunjungi dunia klub malam. Saya jarang melakukan itu. Hampir tidak pernah. Saya pergi ke klub malam hanya untuk mencari tahu seperti apa suasana di sana.
Sesekali tangan Rosi memegang tangan saya dan mengayun-ayunkannya. Musik bener-benr hingar-bingar. Lampu berkelap-kelip, dan kaki-kaki menghentak di lantai disko. Sesekali Rosi menuju meja untuk minum.
Menjelang pukul 22.00 sebagian teman Rosi pulang. Aku segera mengajak Rosie pulang.
“Mohon tunggu sebentar, Mas Andy,” kata Rosi.
Ya Tuhan. Ada bau alkohol yang keluar dari mulutnya.
“Hei. Apa yang kamu minum? Anda gila. Ayo, kita pulang. »Segera, saya mendukungnya.
“Iya Mas Andy suka itu.” Dia merajuk tapi aku tidak peduli. Ruangan ini mulai membosankan bagiku.
“Itu saja untuk saat ini, saudara-saudara. Penjaga itu membawaku pulang. »
“Penjaga keamanan Anda.” Slot deposit dana pulsa
Kisah skandal seksual kakak iparku di keluarga – Aku memukul kepala Rosi dengan lembut. Rosie minum anggur. Saya tidak tahu apa yang dia minum sebelumnya. Dia juga tampak tidak stabil. Aku sangat khawatir. Aku takut marah pada mertuaku. Aku disuruh mengurusnya, tapi aku tidak bisa. Tapi ada juga kegembiraan. Rosi lebih sering meremas lenganku agar aku tidak terhuyung.
Kami pergi ke tempat parkir untuk mengambil mobil. Aku membantu Rosi mengenakan jaket yang kami tinggalkan di sepeda. Aku membantunya mengancingkan ritsletingnya. Darahku mengalir saat dia memukul dadanya. “Ayo nakal lagi,” ajaknya.
“Saya. Itu tidak disengaja.”
“Tidak apa-apa jika itu disengaja.”
Rosi berbicara semakin panik. Dia menurunkan ritsletingnya.
Dan sebelum aku sempat berkomentar, dia berkata: ” Masih hangat.” Ayo kita lakukan nanti, jika dingin, Rosi akan menekan tombolnya.”
Aku segera menyalakan mesin dan motor pun melaju meninggalkan kelab malam SO.
Ini luar biasa. Rosi yang setengah mabuk tampak berbaring telentang. Tangannya memeluk perutku dengan erat. Jangan tanya seberapa besar aku menginginkannya. Penis saya sudah keras sebelumnya. Dagu Rosu bersandar di bahuku. Nafas lembutnya sesekali berhembus ke telingaku. Aku membiarkan sepedanya melambat. Sungguh, aku ingin menikmatinya. Lalu aku merasa seperti Rosi sedang mencium pipiku. Saya ingin memastikan dengan berbalik. Ternyata dia baru saja mencium pipiku. Lalu dia bahkan mencium pipiku. Kurasa dia benar-benar mabuk.

“Mas Andy, Rosi pengin pacaran dulu,” katanya mengejutkan saya.
“Pacaran sama Mas Andy? Gila kamu ya.” Penis saya makin kencang.
“Mau enggak?”
“Kamu mabuk ya?” Dia tak menjawab. Hanya pelukannya tambah erat.
“Mas..”
“Hmm”
“Mas masih suka coli?”
“Hus. Napa sih?”
“Pengen tahu aja. Mbak Yeni nggak mau melayani ya?”
“Tahu apa kamu ini.”
Saya sedikit berteriak. Saya kaget sendiri. Entah kenapa saya tidak suka dia omong begitu, Mungkin reflek saja karena saya dipermalukan.
“Sorry. Gitu aja marah.” Rosi kembali mencium pipi saya.
Bahkan dia tempelkan terus bibirnya di pipi saya, sedikit di bawah telinga.
“Saya horny Ros.”
“Kapan? Sekarang? Ahh masak. Belum juga diapa-apain”

Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga – Saya raih tangannya dan saya taruh di penis saya yang menyodok celana saya. Terperanjat dia. Tapi diam saja. Tangannya merasakan sesuatu bergerak-gerak di balik celana saya.
“Pacaran ama Rosi mau nggak?” kata Rosi. Aroma alkohol benar-benar menyengat.
“Di mana? Lagian udah malam. Nanti Ibu marah kalau kita pulang kemalaman.”
“Kalau ama Mas Andy dijamin Ibu gak marah.”
“Sok tahu.”
“Bener. Ayuk deh. Ke taman aja. Tuh deket SMA I ajak. Asyik lagi. Bentar aja.”

Tanpa menunggu perintah, motor saya arahkan ke Taman KB di seberang SMU I. Taman ini memang arena asyik bagi mereka yang seang berpacaran. Meski di sekitarnya lalu lintas ramai, tapi karena gelap, yaa tetap enak buat berpacaran.
Kami mencari bangku kosong di taman. Sudah agak sepi jadi agak mudah mencarinya. Biasanya cukup ramai sehingga banyak yang berpacaran di rumputan. Begitu duduk. Langsung saja Rosi merebahkan kepalanya di dada saya. Saya tak mengira anak ini akan begini agresif. Atau karena pengaruh alkohol makin kuat? Entahlah. Kami melepas jaket dan menaruhnya di dekat bangku.

“Kamu kan belum punya pacar, kok sudah segini berani Ros?” tanya saya.
“Enak aja belum punya pacar.” Dia protes.
“Habis siapa pacar kamu?” Saya genggam tangannya. Dia mengelus-elus dada saya.
“Yaa ini.” Dia membuka kancing kemeja saya. Saya makin yakin dia diracuni alkohol. Tapi apa peduli saya. Inilah saatnya.
Saya kecup keningnya. Matanya. Hidung, pipi, lalu bibirnya. Dia tersentak, dan memberikan pipinya. Saya kembali mencari bibirnya. Saya kecup lagi perlahan. Dia diam. Saya kulum. Dia diam saja. Benarkah anak ini belum pernah berciuman bibir dengan cowok?
“Kamu belum pernah melakukan ya?” kata saya.

Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga – Dia tak menjawab. Saya cium lagi bibirnya. Saya julurkan lidah saya. Tangannya meremas pinggang saya. Saya hisap lidahnya, saya kulum. Tangan saya kini menjalar mencari payudara. Dia menggelinjang tetapi membiarkan tangan saya menyusiup di antara celah BH-nya. Ketika saya menemukan bukit kenyal dan meremasnya, dia mengerang panjang. Kedua kakinya terjatuh dari bangku dan menendang-nendang rumputan. Saya buka kancing BH-nya yang terletak di bagian depan. Saya usap-usap lembut, ke kiri, lalu ke kanan. Saya remas, saya kili-kili. Dia mengaduh. Tangannya terus meremasi pinggang dan paha saya.

“Mas Andy..”
“Hmm”
“Please.. Please.”

Aku membalikkan wajahku dan mencium bukit itu. Dia semakin kehilangan kendali. Jadi srrt srrt..srrt. Sesuatu keluar dari penisku. Masih sibuk. Kapan saya ejakulasi? Tapi benar, spermaku keluar. Anehnya, saya masih bersemangat. Tidak seperti saat dia tidur dengan Yeni. Begitu sperma muncul, badan saya lemas dan hasrat pun hilang. Saya juga merasa penis saya mampu menerima rangsangan. Aku masih mencium payudaranya, menghisap putingnya, membelai pahanya, dan menyelipkan CD di antara bibirnya. Belai bulu lembutnya. Tarik keluar dan cium daging basahnya. Mulut Rosi terus mengeluh. Saya merasakan alat kelaminnya dicengkeram. Remas kuat-kuat, sakit. Saya harus pindah tempat duduk karena kesakitan. Sepertinya dia mengetahui hal itu dan dia melepaskannya.
Lalu dia membuka ritsleting celanaku dan merogoh ke dalam. Peras dengan kuat. Namun dia berhenti sejenak.
“Kenapa kamu basah sekali?” Dia bertanya. Saya hanya diam saja.
“Eh, itu yang namanya sperma ya?”
Untuk sementara, situasi menjadi kacau. Anak ini sangat mengundang diskusi. Dia mencium penisku tapi tidak diam disana. Seolah-olah dia sedang mencoba mencium baunya.
“Mengapa baunya seperti itu?” Apakah seperti itu?
“Heeh,” jawabku, lalu mulai memainkan alat kelaminnya lagi.
“Apakah ini terlalu asin?”
Dia meremas penisku dengan tangannya.
“Pelan-pelan Ros. “Sebaiknya kau cium aku,” kataku.
Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga – Tanpa perintah lanjutan Rosi mencium dan mengulum penis saya. Um, aku minta maaf karena bersikap kasar, itu tidak baik. Jauh berbeda dengan apa yang dilakukan Bu Maya. Berkali-kali saya memintanya untuk memperlambat. Bahkan terkadang dia menggigit penisku hingga aku meringis. Akhirnya saya ejakulasi lagi. Bukan lewat mulut tapi dengan berjabat tangan. Lalu terjadilah keheningan. Saya lemah. Aku merapikan pakaianku. Dia juga menyesuaikan pakaiannya. Sepertinya dia tidak lagi berada di bawah pengaruh alkohol. Wajahnya yang kotor dibersihkan dengan tisu.

“Makasih pelajarannya ya Mas.” Dia mengecup pipi saya.
“Tapi kamu janji jaga rahasia kan?” Saya ingin memastikan.
“Iyaah. Emang mau cerita ama siapa? Bunuh diri?”
“Siapa tahu. Pokoknya just for us! Nobody else may knows.”
Dia mengangguk. Kami bersiap-siap pulang. Sepanjang perjalanan dia memeluk erat tubuh saya. Menggelendot manja. Dan pikiran waras saya mulai bekerja. Saya mulai dihinggapi kecemasan.

“Ros..”
“Yaa”
“Kamu nggak jatuh cinta ama Mas Andy kan? Everyting just for sex kan?”
“Tahu deh.”
“Please Ros. Kita nggak boleh keterusan. Anggap saja tadi kita sedang mabuk.” Saya menghentikan motor.
“Iya deh.”
“Bener ya? Ingat, Mas Andy ini suami Mbak Yeni.”
Dia mengangguk mengerti.
“Makasih Ros.” Saya kembali menjalankan motor.
“Apa yang terjadi malam ini, tidak usahlah terulang lagi,” kata saya.

Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga – Saya benar-benar takut sekarang. Saya sadari, Rosi masih kanak-kanak. Masih labil. Dia amat manja. Bisa saja dia lepas kendali dan tak mengerti apa arti hubungan seks sesaat. Lalu saya dengar dia sesenggukan. Menangis. Untunglah dia menepati janji. Segalanya berjalan seperti yang saya harapkan. Saya tak berani lagi mengulangi, meskipun kesempatan selalu terbuka dan dibuka oleh Rosi. Saya benar-benar takut akibatnya. Saya tidak mau menhancurkan keluarga besar istri saya. Tak mau menghancurkan rumah tangga saya. Titan Gel Murah Meriah

Saya hanya menikmati Rosi di dalam bayangan. Ketika sedang onani atau ketika sedang bersetubuh dengan Yeni. Sesekali saja saya membayangkan Mbak Maya. Cerita Sex Skandal Adik Ipar di Dalam Keluarga

cerita hot,cerita hot selingkuh,cerita mesra,cersex teman,dientot teman,foto hot,mesum dengan teman,ngesex sama teman,selingkuh sama teman,teman suamiku,teman wanita

Tanteseks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *