LEON288

Cerita Sex Polisi Gadungan Nakal

Cerita Sex Polisi Gadungan Nakal

Majalah Dewasa – Cerita Sex Polisi Gadungan Tiap pagi, gue lewat depan rumah itu. Makanya, gue tahu penghuninya keluarga muda dengan anak balita satu. Nama induk semangnya Yani. Beliau merupakan lulusan Sekolah Seni Tari IKIP. Saya sudah memperhatikannya sejak lama. Namun perempuan Klaten ini hanya saya kenal melalui laki-lakinya yang berprofesi sebagai pelukis.

Dia bukan orang yang baik. Namun sikapnya yang khas Jawa, lemah lembut dan pasrah membuatku betah saat menatap wajahnya saat berkunjung ke rumahnya. Selain itu dia juga mudah diajak bicara, suaranya sangat cocok dengan wajahnya yang pasrah. Saya sangat suka membayangkan dia mengerang karena penyiksaan saya. Nah, suatu hari lelaki itu tiba-tiba menjadi kaya karena memesan lukisan dalam jumlah besar. Ia kemudian menyewakan rumah di sebelah Yani dan anak-anaknya. Rumah tersebut saat ini digunakan sebagai galeri lukisan.

Cerita Sex Polisi Gadungan Doi yang sebelumnya sering cerita kalo lakinya sibuk banget namun kini ia bercerita tentang suaminya yang sibuk dengan pekerjaan rumah dan mengurus anak mereka yang berusia 3 tahun sendirian. Itu sebabnya dia mengundang adiknya Poppy dan keponakannya Umi untuk tinggal bersamanya. Penampilan kedua gadis ini sangat mirip dengan Yani, hanya saja mereka lebih segar dan imut. Saya akhirnya mengetahui bahwa di rumah ini biasanya hanya ada tiga anak perempuan dan satu balita. Agen Judi Bola Nova88

Saya juga merasa senang ketika teman saya memberi saya saran yang menarik. Aku segera menelepon Yani malam itu. Aku mengubah suaraku agar aku tidak dikenali. “Apakah presiden ada di sana? »
“Tidak apa-apa, hanya memancing.” Siapa itu?”
Huh bodoh sekali, pikirku. Dia tidak tahu kalau suaminya sedang bermain-main dengan Linda, bibi Cina yang gatal!
“Apakah itu Nona Yani?”
“Tidak, dengan Poppy dan Umi,”
“Baiklah, besok saja,”

Ketiga temanku langsung bertepuk tangan saat melihat laki-laki Yani tidak ada di rumah malam itu. Kami berempat segera berjalan menuju rumah dekat pintu motel. Tiga orang teman saya menyiapkan “peralatan” mereka dan mengetuk pintu.

Seorang wanita muncul di balik tirai.
“Siapa itu?”
“Bu, kami dari kantor polisi, ada yang ingin kami sampaikan,” kata teman saya yang berpenampilan mirip polisi itu.

Saat itu, pintu terbuka dan tiga temanku masuk. Dari jauh aku melihat Poppy dan Umi berjalan ke arah mereka.

“Maaf Bu, suami kami ditangkap satu jam yang lalu,”
“Kenapa kenapa?” Yani melompat. “Dia ketahuan sedang menghisap ganja…”
“Mustahil!” teriak wanita itu.
“Tapi itu benar. Kami juga menerima surat perintah penggeledahan untuk rumah ini. Ini suratnya.”

Cerita Sex Polisi Gadungan Yani tak dapat menolak, dibiarkannya ketiga ‘polisi’ itu menggeledah rumahnya. Dasar nakal, salah satu teman saya menyiapkan kantong plastik berisi ganja dan berteriak: “Ada di bawah kasur, Komandan!”

Seorang perempuan mengintip dari balik korden.
“Siapa ya?”
“Kami dari Polres bu, ada yang ingin kami sampaikan,” sahut teman gue yang badannya memang mirip polisi.

Tak lama kemudian pintu terbuka, tiga temen gue masuk. Dari jauh gue lihat Poppy dan Umi ikut menemui mereka.

“Maaf bu, suami ibu kami tangkap satu jam lalu,”
“Lho, kenapa?” Yani terlonjak.
“Ia kedapatan menghisap ganja…” rumah slot judi online
“Nggak mungkin!” perempuan itu memekik.
“Tapi begitulah kenyataannya. Kami juga dapat perintah menggeledah rumah ini. Ini suratnya,”

Cerita Sex Polisi Gadungan Yani tak dapat menolak, dibiarkannya ketiga ‘polisi’ itu menggeledah rumahnya. Dasar nakal, seorang temen gue sudah menyiapkan seplastik ganja dan kemudian ia teriak, “Ada di bawah kasur sini, komandan!”

“Beres Dan, siap cabut,” katanya. Gue segera pakai topeng ski, ambil kunci mobil dan duduk di belakang stir.

Sebelum masuk, ketiga gadis itu sempat kaget karena tangan mereka diborgol ke belakang. “Kami tidak ingin mengganggumu nanti,” temanku beralasan.
Sesaat kemudian, mobil itu berjalan. Yani duduk di tengah bersama temanku yang menjaga pintu. Sementara Poppy dan Umi diasuh oleh dua temanku yang lain.

Saya baru berjalan 100 meter menuju Kasongan ketika tiga orang teman saya tertawa terbahak-bahak. “Sangat mudah…” kata mereka. Tentu saja ketiga gadis itu kebingungan. Terlebih lagi, Yani kini terpaksa duduk di dekat jendela karena pria bertubuh besar di sebelahnya telah menangkapnya. Kisah cinta palsu polisi

“Kami tidak akan membawamu ke kantor polisi, bukankah lebih baik jika kami tidak melihat senjatanya?” “Tapi jangan khawatir, nanti kami akan tunjukkan senjata lainnya,” desisnya.

“Eh… eh… apa itu? » Yani takut. “Eiiiiii… awwwhhhh… kuranga jj… awwwhhhh…” Yani menjerit dan meronta, karena tiba-tiba dadanya dicengkeram oleh dua telapak tangan besar dan diremas sekuat tenaga. Kedua gadis di belakang juga berteriak saat payudaranya diperlakukan seperti itu.

Pria itu kemudian melepas jilbab Yani dan dengan penuh gairah meraih kembali payudaranya yang semakin membesar. Yani berteriak lebih keras. Lalu tiba-tiba…breetttt…bagian depan gaun tipisnya robek, memperlihatkan payudara gagahnya yang ditutupi bra berwarna coklat muda.

“Wah, susu segar,” kata teman saya. Kisah cinta palsu polisi
“Jangan… tolong… jangan.” ..” teriak Yani.
“Jangan susah-susah, kalian bertiga tidak perlu susah-susah, dengarkan saja atau aku akan menggunakan belati ini untuk memukulmu!” Kali ini teman saya mulai mengancam dengan menyentuhkan ujung belati ke permukaan payudara Yani yang menonjol dari bra-nya.

Di belakang, Poppy dan Umi menangis tersedu-sedu. Mereka berdua melepas blusnya, hanya menyisakan rok yang menutupi bagian bawah mulus tubuh muda mereka. Mereka berdua berteriak serempak saat pelat dada mereka dirobek.
“Wah…wah…susu ini enak sekali…” kata dua orang teman di belakangku. “Lihat wanita ini…” lanjut mereka.

Temanku di depan bertindak cepat, memotong tali di antara cup bra Yani. Yani terisak-isak, payudaranya kini terlihat dan…..” Awwwwww…. dia berteriak keras saat kedua putingnya dicubit, ditarik dan ditarik. Kedua teman di belakangku tertawa dan ikut-ikutan mengelus puting Umi dan Poppy.

Yani meronta namun sia-sia, tubuhnya direbahkan di car seat, lalu temanku itu duduk tengkurap, membalikkan badan dan memperlihatkan bagian bawah gaunnya. Kaki telanjangnya terangkat, tapi dia juga kesakitan karena bagian dalam paha mulusnya dijepit erat. Dia menjerit lagi sambil selangkangannya yang memakai celana dalam putih digedor hingga terdengar suara keras. Jari-jari teman saya pada dasarnya menarik kain segitiga itu ke belakang hingga vaginanya yang berbulu terlihat. Tanpa ragu, ia memasukkan jari telunjuknya ke dalam lubang vagina Yani. Kisah cinta palsu polisi

“Aaaaaaaahhhh….” Yani menjerit kesakitan. v4ginanya yang kering membuat dorongannya sangat menyakitkan. Tapi temanku bertekad untuk tetap meniduri pelacur sah ini. Bahkan, saat jari telunjuknya agak licin, ia menambahkan jari tengah. Yani kembali menjerit kesakitan. Tapi temanku juga tidak menyerah. Sesaat, tiga jari dimasukkan ke dalam vagina wanita nakal itu.

Di belakang mereka, Poppy dan Umi juga ikut merintih, karena kedua pria yang menemani mereka kini menghisap puting mereka sambil terus meremas payudara kenyal mereka. Poppy menangis untuk pertama kalinya saat tangan temanku itu merogoh ke bawah celana dalamnya dan meremas vaginanya sambil sesekali menjambak rambutnya. Situs judi slot online

Ujung-ujungnya Umi pun mengalami penghinaan yang sama, bahkan klitorisnya terasa tergores karena terus menerus berteriak kasar. Akhirnya mobil sampai di rumah temanku yang sedang asyik memainkan vagina Yani. Aku membuka pintu belakang mobil. Di dalam aku melihat Poppy dan Umi bertelanjang dada, hanya mengenakan gaun! Dan yang lebih mengejutkanku adalah kenyataan bahwa kedua temanku dijilat kemaluannya oleh dua orang perawan.
Dada kedua anak itu tampak mulai memerah karena sering disentuh. Sejujurnya, saya kaget, tapi tidak ada lagi yang bisa saya lakukan! Karena aku sendiri sudah tidak tahan, aku terus menekan puting kanan Poppy dan puting kiri Umi. Kisah cinta palsu polisi

“Nggghhhh…” kedua gadis itu hanya bisa mengerang karena ada dua ayam di mulutnya. Lalu aku membuka pintu di tengah. Sial, di dalam hati temanku masih asyik menjilati vagina Yani dan mengebor lubangnya dengan tiga jari. Yani tidak lagi berteriak. Yang bisa kudengar sekarang hanyalah erangannya, seperti yang kubayangkan.

Karena tidak tahan lagi, aku memanjat dan memeluk kepala wanita itu untuk menutupi wajahnya.
“Persetan dengan penisku, atau aku akan memotong payudaramu!” Saya bilang menyodorkan ayam itu sulit untuk sementara waktu. Tangan kiriku menggenggam erat hingga ke payudara kanan Yani yang montok. Tangan kananku memegang kepala Yani sehingga menghadap ke arah ayam.
Yani menyerah, dia membuka mulutnya. Aku segera memasukkan penisku sampai ke bawah.

“Memotong!” Saya meninjunya dan meningkatkan tekanan di dadanya.
Aku merasakan kenikmatan yang luar biasa saat dia mengelus penisku sambil mengerang.
Untuk mempermudah, saya dan teman saya mengambil gadis itu dan melemparkannya ke lantai garasi. Yani menjerit kesakitan dan jeritannya semakin keras saat aku melepas gaunnya, rok dalam, dan celana dalamnya. Anda dapat melihat vaginanya yang terawat dengan bulu-bulu halus yang tertata indah. Saya memainkan bola di labianya sampai dia bergoyang dari sisi ke sisi.

Kini giliran temanku yang jongkok di depan gadis itu dan memaksanya bernyanyi karaoke. Tanpa banyak bicara lagi, aku langsung meniduri gadis itu.
“Aunghhhhh…” Yani mengerang panjang saat penisku membentur vaginanya hingga tersangkut. Memeknya cukup kencang dan legal meski dia punya anak.

Cerita seks polisi palsu Selama lima belas menit, saya memukul vaginanya dengan penis saya dan kemudian menyuruhnya menunggu. Dari depan, teman saya masih tutup mulut sambil memegangi kepala gadis berjilbab itu. judi togel online

Dari belakang, pemandangan itu membuatku semakin diinginkan. Aku meraih vaginanya dengan tangan kiriku, lalu mendorong jari telunjuk kananku ke pantatnya. Yani kembali mengerang sambil menggerakkan jari telunjukku berputar-putar untuk memperlebar lubang kecil itu. Begitu mulai tumbuh, saya memasukkan penis saya ke dalamnya.
Tubuh Yani mengejang hebat, erangannya juga terdengar sangat heboh. Tapi aku selalu memaksakan penisku sehingga sulit untuk tidak dimainkan. Hingga penisku mencapai pangkal, kutarik lagi hingga hanya kepalanya saja yang tertancap. Lalu tiba-tiba aku mendorong sekuat tenaga.

Cerita polisi palsu “Aaaaaakhhhhh..” Yani melepaskan ayam temanku dan berteriak keras. Namun sepertinya di saat itulah teman saya mencapai puncak kenikmatan. Alhasil, air maninya terciprat ke wajah Yani hingga luntur.
Aku tidak peduli, aku hanya terus menekan pantat wanita gemuk itu hingga membuatnya menangis kesakitan. Nyatanya, aku kini memeluknya dengan kedua payudaraku yang diremas. Temanku yang baru saja menyemprotku memasukkan dua jari ke dalam lubang vagina Yani dan memompanya

polisi sex ,aku dientot,aplikasi chat mesum,cerita aku dientot,cerita selingkuh nikmat,chat mesum,cerita bokep nyata,kisah ngesex,sek bebas pelajar bandung youtube,

Tanteseks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *