LEON288

Cerita Sex Pembantu Suka Bikin Aku Crot

Majalah Dewasa – Cerita Sex Pembantu Suka – Maukan kamu mijit Bapak lagi ? Pegal2 nih kan udah seminggu? Bisa Pak, jam berapa Bapak pulang ? Sekarang? Baik Pak, tapi saya mau mandi dulu? Agak lama aku menunggu di depan pintu baru Tini membukanya. Maaf Pak, tadi baru mandi Kata Tini tergopohgopoh. Ah, penisku mulai bergerak naik. Tini mengenakan daster yang basah di beberapa bagian dan jelas sekali bentuk bulat buah kembarnya sebagai tanda dia tak memakai BH. Mungkin buruburu. Engga apaapa.

Bisa mulai ? Bisa pak saya ganti baju dulu? Hampir saja aku bilang, engga usah, kamu gitu aja. Untung tak jadi, ketahuan banget ada maksud lain selain minta pijit. Aku masuk kamar dan segera bertelanjang bulat. Terbawa suasana, penisku udah tegak berdiri. Kututup dengan belitan handuk. Pintu diketok. Tini masuk. Mengenakan rok terusan berbunga kecil warna kuning cerah, agak ketat, agak pendek di atas lutut, berkancing di depan tengah sampai ke bawah, membuatnya makin tampak bersinar. Warna roknya sesuai benar dengan bersih kulitnya.

Cerita Sex Pembantu Suka – Dada itu kelihatan makin menonjol saja. Penisku berdenyut. Siap Tin? Ya pak? Dengan hanya berbalut handuk, aku rebah ke tempat tidur, tengkurap. Tini mulai dengan memencet telapak kakiku. Ini mungkin urutan yang benar. Cara memijat tubuhku bagian belakang sama seperti pijatan pertama minggu lalu, kecuali waktu mau memijat pantat, Tini melepaskan handukku, aku jadi benar2 bugil sekarang. Wangi sabun mandi tercium dari tubuhnya ketika ia memijat bahuku. Selama telungkup ini, penisku bergantiganti antara tegang dan surut. Bila sampai pada daerah sensitif, langsung tegang. Kalau ngobrol basabasi dan serius?, surut. Kalau ngobrolnya menjurus, tegang lagi.

Titan Gel Murah Meriah

Depannya Pak? Dengan tenang aku membalikkan tubuhku yang telanjang bulat. Bayangkan, terlentang telanjang di depan pembantu. Penisku sedang surut. Tini melirik penisku, lagi2 hanya sekilas, sebelum mulai mengurut kakiku. Sekarang aku dengan jelas bisa melihatnya. Bayanganku akan bentuk buah dadanya di balik pakaiannya membuat penisku mulai menggeliat. Apalagi ketika ia mulai mengurut pahaku. Batang itu sudah tegak berdiri. Cara mengurut paha masih sama, sesekali menyentuh buah pelir. Bedanya, Tini lebih sering memandangi kelaminku yang telah dalam kondisi siap tempur. Kenapa Tin ? Aku mulai iseng bertanya.

Ah engga katanya sedikit gugup..?Cepet bangunnya hi …hi…hi?? katanya sambil ketawa polos.. Iya dong.. Kan masih sip kata kamu?? Ada bedanya lagi.. Jika minggu lalu setelah meninggalkan pahaku dia terus memijat payudaraku, kali ini dia langsung mulai mengerjakan penisku tanpa aku minta!! Apakah ini tanda-tanda dia siap berhubungan seks dengan saya?? Jangan berharap apa-apa lagi, ingatlah kesetiaanmu pada istrimu.. Cara saya memijat penis saya selalu sama, menekan dan menggosok, tidak bergetar.. Agen judi bola terbaik
Jadi aku tidak punya waktu untuk memanjat, aku hanya ingin menidurinya!! Sudah.. Apakah ini benar-benar baik-baik saja, Pak?? Ingin mencoba seteguk?? kataku tiba-tiba dan penuh arti.. Wajahnya sedikit berubah.. Jangan khawatir, Pak, ini milik saya.. Apakah sudah waktunya untuk menyewa pembantu rumah tangga?? Bolehkah tidak ada yang tahu?? Tini tetap diam.. Dia pindah ke dadaku.. Artinya jarak kami semakin dekat, artinya gairahku semakin besar, artinya aku bisa mulai menyentuhnya.. Di antara dua kancing di depan dadanya, ada celah yang memperlihatkan daging putih di dadanya yang setengah tertekan.. Aduuuhhh.. Aku mampu bertahan engga nih.. Apakah aku akan melanggar janjiku ?? Seperti minggu lalu juga tangan kiriku mulai nakal.. Kuusapusap pantatnya yang padat dan menonjol itu.. Seperti minggu lalu, Tini dengan sopan menghindarinya..
Cerita Sex Pembantu Suka – Tapi kali ini tanganku bandel, terus saja kembali ke situ meski dihindari berkalikali.. Tini membiarkannya lama sekali, padahal tanganku tak hanya mengusap tapi juga mulai meremas pantatnya, Tini tak bereaksi, ia tetap sibuk memijat.. Tini masih asyik memijatnya meski tanganku kini sudah menembus roknya dan membelai pahanya.. Namun tak lama kemudian, Tini mengubah posisi berdirinya, meraih tangan nakalku yang hendak memijatnya, sekaligus menarik napas dalam-dalam.. Entah apa yang dimaksud dengan nafas dalam-dalam ini, apakah dia kehabisan nafas atau mulai bersemangat?? Tanganku mulai dipijat.. Artinya kemampuan menyentuh dada.. Suatu saat dia memijat lengan atasku, telapak tanganku menyentuh gundukan dadanya.. Tidak ada reaksi.. Aku makin nekat..

Tangan kananku yang sedari tadi nganggur, kini ikut menjamah dada sintal itu. Paak Katanya pelan sambil menyingkirkan tanganku. Okelah, untuk sementara aku nurut. Tak lama, aku sudah tak tahan untuk tak meremasi buah dada itu. Kudengar nafasnya sedikit meningkat temponya. Entah karena capek memijat atau mulai terangsang akibat remasanku pada dadanya. Yang penting : Dia tak menyingkirkan tanganku lagi. Aku makin nakal. Kancing paling atas kulepas, lalu jariku menyusup. Benar2 daging padat. Tak ada reaksi. Merasa kurang leluasa, satu lagi kancingnya kulepas. Kini telapak tanganku berhasil menyusup jauh sampai ke dalam BHnya, Ah putting dadanya sudah mengeras ! Tini menarik telapak tanganku dari dadanya. Bapak kok nakal sih Katanya, dan .. tibatiba dia merebahkan tubuhnya ke dadaku.

Aku sudah sangat paham akan sinyal ini. Berarti aku akan mendapatkannya, lupakan janjiku. Kupeluk tubuhnya erat2 lalu kuangkat sambil aku bangkit dan turun dari tempat tidur. Kubuka kancing blousenya lagi sehingga BH itu tampak seluruhnya. Buah dada sintal itu terlihat naik turun sesuai irama nafasnya yang mulai memburu. Kucium belahan dadanya, lalu bergeser ke kanan ke dada kirinya. Bukan main dada wanita muda ini. Bulat, padat, besar, putih. Kuturunkan tali Bhnya sehingga putting tegang itu terbuka, dan langsung kusergap dengan mulutku.Aaahhffffhhhhh. Paaaaak? rintihnya. Tak ada penolakan.Aku pindah ke dada kanan, kulum juga. Kupelorotkan roknya hingga jatuh ke lantai. Kulepaskan kaitan BHnya sehingga jatuh juga. Dengan perlahan kurebahkan Tini ke kasur, dada besar itu berguncang indah. Kembali aku menciumi, menjilati dan mengulumi kedua buah dadanya. Tini tak malu2 lagi melenguh dan merintih sebagai tanda dia menikmati cumbuanku. Tanganku mengusapi pahanya yang licin, lalu berhenti di pinggangnya dan mulai menarik CDnya Jangan Pak. Bandar judi online deposit pulsa

Kata Tini terengah sambil mencegah melorotnya CD. Wah engga bisa dong aku udah sampai pada point noreturn, harus berlanjut sampai hubungan kelamin. Engga apaapa Tin ya. Bapak pengin. Badan kamu bagus bener ? Waktu aku membuka Cdnya tadi, jelas kelihatan ada cairan bening yang lengket, menunjukkan bahwa dia sudah terangsang. Aku melanjutkan menarik CDnya hingga lepas sama sekali. Tini tak mencegah lagi. Benar, Tini punya bulu kelamin yang lebat. Kini dua2nya sudah polos, dan dua2nya sudah terangsang, tunggu apa lagi.

Kubuka pahanya lebar lebar. Kuletakkan lututku di antara kedua pahanya. Kuarahkan kepala penisku di lubang yang telah membasah itu, lalu kutekan sambil merebahkan diri ke tubuhnya. Auww. Pelan2 Pak. Sakit.!? Bapak pelan2 nih ? Aku tarik sedikit lalu memainkannya di mulut vaginanya. Bapak sabar ya. Saya udah lamaa sekali engga gini ? Ah masa ? Benar Pak? Iya deh sekarang bapak masukin lagi ya. Pelan deh..? Benar Bapak engga bilang ke Ibukan ? engga dong gila apa? Terpaksa aku pegangi penisku agar masuknya terkontrol. Kugesergeser lagi di pintu vaginanya, ini akan menambah rangsangannya.

Tanteseks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *