LEON288

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Sang Kekasih

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Sang Kekasih

Majalah Dewasa – Kisah Seks Mengatasi Hasrat Sore itu, di sebuah rumah yang sangat indah, orang-orang melihat seorang gadis berambut panjang tergerai dan berwajah imut sedang menunggu seseorang datang. Tiba-tiba masuklah seorang pemuda yang mengenakan kaos oblong berwarna biru dipadukan dengan celana jeans berwarna sama. Ia berjalan menuju rumah gadis yang sedang sibuk duduk di depan rumah. Gadis muda itu sesekali melihat ke depan rumahnya untuk melihat apakah orang yang ditunggunya sudah datang atau belum.

Sambil tersenyum lembut, gadis itu menyapa laki-laki yang tampak rapi, harum, dan segar siang itu.

“Halo Mas Adeetya sayang…” dia menyapaku dengan ciri khas kata-katanya yang penuh kasih sayang. “Halo… sayang,” jawabku singkat.
“Aku sudah menunggu lama sekali,” lanjutku.

Aku dan gadis itu memang terlihat mesra di setiap kesempatan. Entah melalui panggilan atau sikap terhadap satu sama lain. Seperti sore itu, keadaan di rumah gadis itu sepi, katanya orang tuanya akan pergi ke rumah kakaknya dan akan kembali sore harinya.

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Dengan masih menyimpan rasa rindu yang tertahan, aku memeluk gadis pujaanku dengan mesra, sambil membisikan kata.

“Aku kangen banget sama Adiet sayang,” bisikku di telinganya sambil mencium daun telinganya.
“Aku juga merindukanmu, Saudaraku…” jawabnya lembut.

Kami kemudian berbincang sebentar, lalu aku meraih bahu gadis itu dan mengajaknya masuk ke ruang tamu. Di sofa, kami duduk sangat berdekatan sehingga kami bisa merasakan napas satu sama lain saat kami menatap wajah satu sama lain. Agen slot deposit dana pulsa

“Kamu cantik sekali siang ini, sayang…” kataku lembut.

Saat tanganku menggenggam kedua tangannya, aku terus mendekatkan tubuhnya. Gadis itu tidak menjawab, hanya tersipu dan menunjukkannya dengan memelukku erat. Lalu tanganku memegang kedua pipinya dan tak lama kemudian bibirku mencium bibirnya yang sedikit terbuka dan bentuknya yang sudah matang, sambil memejamkan matanya. Lidahku bermain-main di mulutnya, memberinya perasaan yang membuatnya menghela nafas sesaat kemudian. Di belakangnya, jemariku dengan lembut menyelipkan ke dalam kaus putihnya dan mencoba melepaskan kaitan bra dari belakang punggungnya. Dengan dua gerakan, pengait bra hitam 36b miliknya terbuka.

Jari-jariku langsung membelai pinggiran dadanya, begitu lembut dan seksi. Dan tak lama kemudian, jemariku memutar putingnya yang mulai mengeras, yang sepertinya dia nikmati dan bergairah seiring dengan erangan seksi. “Oh… sayang…” erangnya pelan.

Saat aku menggeliat, bibirku tidak lepas dari bibirnya melainkan bergerak semakin dalam, sesekali menghisap lidahnya dengan mulutku. Lalu dengan gerakan pelan aku melepas kaus putihnya dan seketika mulutku menelusuri payudaranya dan berakhir di putingnya yang sedikit menonjol. Aku menusukkan lidahku ke dadanya, membuatnya menggeliat dan mengerang lagi.

“Ohh.. Mas sayang.. Enak sekali.”

Sesaat aku menghentikan cumbuanku kepadanya dan memegang kedua pipinya kembali sambil membisikkan kata.

“Sayang.. Payudara kamu sungguh indah bentukya,” bisikku lirih di telinganya.

Sang gadis hanya mengulum senyumnya yang manis sembari kembali memelukku mesra. Dengan mesra aku mengajak si gadis berjalan ke arah kamarnya yang lumayan besar dan bersih. Layaknya kamar seorang gadis yang tertata rapi dan aroma segar wangi bunga-bunga yang ada ditaman depan kamarnya terhirup olehku saat memasukinya. Titan Gel Murah Meriah

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Tak berselang lama kemudian, aku mengangkat tubuh sexy sang gadis dan meletakkannya di atas meja belajar yang ada di kamarnya. Sang gadis masih mengenakan celana jeansnya, kecuali bagian atasnya yang sudah terbuka saat kita berasyik masyuk di ruang tamu. Perlahan aku memeluk tubuh sang gadis kembali, yang aku lanjutkan dengan menjelajahi leher jenjangnya dengan lembut.

Bibirku mencumbui setiap senti permukaan kulitnya dan berpindah sesaat ketika lidahku mencapai belakang telinganya dan membuat tubuh sang gadis kembali bergetar pelan. Desahan dan getaran tubuhnya menandakan kalau sang gadis sudah sangat terangsang oleh setiap cumbuanku. Tanganku tak tinggal diam sementara bibirku mencumbui setiap titik sensitif yang ada di tubuh sang gadis. Jemariku mulai mengarah kebawah menuju celana jeans nya dan tanpa kesulitan aku menurunkan resliting celananya yang nampak olehku pinggiran celana dalam warna hitamnya yang sexy.

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Kemudian aku melemparkan celana jeansnya ke lantai dan seketika tanganku dengan lembut merengkuh bongkahan pantatnya yang padat berisi. Aku mengelus kedua bongkahannya pelan dan sesekali jariku menyelip di antara tepian celana dalamnya yag membuat bibirnya kembali bergetar mendesah lirih.

“Oh.. Mas sayang..” desahnya parau.

Bibirku yang sejak tadi bermain di atas, kemudian berpindah setelah aku merasakan cukup untuk merangsangnya di bagian itu. Lidahku menjulur lembut ketika mencapai permukaan kulit perutnya yang berakhir di pusarnya dan bermain sejenak yang mengakibatkan tubuhnya menggelinjang kedepan.

“Ssshh..” desisnya lirih.

Perlahan kemudian aku mulai menurunkan celana dalamnya dan aku membiarkan menggantung di lututnya yang sexy. Kembali aku melanjutkan cumbuan yang mengarah ke tepian pangkal pahanya dengan lembut dan sesekali aku mendengar sang gadis mendesah lagi. Aku mencium aroma khas setelah lidahku mencapai bukitnya yang berbulu hitam dan lebat sekali, namun cukup terawat terlihat olehku sekilas dari bentuk bulu vaginanya yang menyerupai garis segitiga.

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Dan tak lama lidahku sudah menjilati bibir luar vaginanya dengan memutar ujung lidahku lembut. Kemudian aku lanjutkan dengan menjulurkan lebih ke dalam lagi untuk mencapai bibir dalamnya yang sudah sangat basah oleh lendir kenikmatan yang di keluarkan dari lubang vaginanya. Tubuh sang gadis mengelinjang perlahan bersamaan dengan tersentuhnya benjolan kecil di atas vagina miliknya oleh ujung lidahku.

“Ohh.. Mas sayang” jeritnya tertahan.
“Aku nggak kuat Mas..” tambahnya lirih.

Saya melanjutkannya dengan sedikit jeda dalam aksinya. Aku mengangkat tubuh gadis itu dari meja dan berdiri tepat di hadapannya yang sedang jongkok memandangi penisku yang sudah sangat tegang.

Dengan gerakan cepat bibirnya, gadis itu segera menghisap lembut ujung penisku, lalu memasukkan lidahnya ke dalam mulut kecilnya dan memutar ujung penisku yang mengkilat. Tubuhku bergetar hebat menerima segala gerakan erotis itu, dimulai dari jemarinya yang lembut membelai batang tubuhku dan bibir serta lidahnya yang lincah menelusuri buah zakarku.

“OH.. Sayang,” desahku pelan.

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Rambutnya yang hitam panjang ku remas sebagai expresi dari kenikmatan yang mengalir di sekujur tubuhku. Setelah beberapa saat sang gadis menjelajahi organ sensitifku, aku merengkuh bahunya serta memintanya berdiri dan kembali aku mendudukkan pantatnya yang padat berisi di tepian meja sementara salah satu kaki jenjangnya menjuntai ke lantai.

Dengan gerakan lembut aku mengangkat paha kirinya dan meletakkannya di lenganku, segera setelah itu tangan kiriku menggenggam batang penis yang sudah tegang menahan rangsangan yang semrawut itu, dan mengarahkan tepat ke bibir vaginanya yang sudah basah. dengan lendir penuh nafsu. Di saat yang sama, ujung jari telunjuk saya juga membelai ruang antara anus dan bibir bawah vaginanya. “Oh… Mas sayang… Kumohon… aku tidak sanggup,” serunya lirih.

Aku masih tak merespon tangisan lirihnya, aku malah menundukkan kepalaku dan mulai menjilati kedua payudaranya secara bergantian dan berakhir pada puting susu sebelah kiri. Gerakanku membuatnya menggeliat dan erangannya semakin keras.

“Oh… sayang… Sekarang, oke?” dia bertanya dengan lembut, matanya yang gelap dipenuhi nafsu.

Perlahan, aku mengarahkan batang penisku langsung ke lubang vaginanya dan mendorongnya dengan lembut. “Tidurlah…” irama itu tercipta saat penisku melewati bibir vaginanya.

Bibir gadis itu meninggalkan desahan i.

“Hekk… Mmm…” gumamnya pelan.

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Setengah dari batang penisku sudah masuk ke dalam vaginanya, yang aku padukan dengan gerakan bibirku mengulum bibirnya yang ranum serta memilin dan memutar ujung lidahnya lembut. Untuk menambah kenikmatan buat dirinya, aku mulai memajukan sedikit demi sedikit sisa batang penisku ke rongga vaginanya yang paling dalam dan aku mengarahkan ujung penisku menyentuh G-spotnya. Mulut sang gadis menggumam lirih karena mulutku juga masih mengulum bibirnya.
“Um… Um,” gumamnya. Agen togel online terbesar

Sambil menahan kenikmatan, tangan gadis itu menyentuh buah zakarku dan memijatnya dengan lembut, membuat tubuhku bergetar nikmat. Pinggulku bergerak maju mundur dan sepertinya gadis itu akan mengalami orgasme pertamanya yang ditandai dengan gerakan tangannya yang menggenggam bahuku dan menggigit lembut bibir bawahnya.

“Ohh… Mas sayang…” teriaknya gemetar.

Bersamaan dengan aliran hangat yang kurasakan di dalam, rongga vaginanya menjepit erat batang penisku. Tangannya merengkuh bongkahan pantatku serta menariknya lebih erat lagi. Tak lama berselang sang gadis kemudian tersenyum manis dan mengecup bibirku kembali sambil mengucapkan kata.

“Thanks yah.. Mas sayang”ucapnya mesra.

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Aku membalasnya dengan memberikan senyum dan mengatakan.

“Aku bahagia.. kalau sayang bisa menikmati semua ini” ucapku kemudian.

Hanya beberapa saat setelah sang gadis mendapatkan orgasmenya, aku membalikkan tubuhnya membelakangiku sembari kedua tanganya berpegang pada pingiran meja. Dengan pelan kutarik pinggangnya sambil memintanya menunduk, maka nampaklah di depanku bongkahan pantatnya yang sexy dengan belahan vaginanya yang menggairahkan.

Perlahan aku memajukan tubuhku sambil memegang batang penisku dan mengarahkannya tepat di bibir vaginanya, sementara kaki kananku mengeser kaki kanannya untuk membuka pahanya sedikit melebar. Dengan gerakan mantap penisku menyeruak sedikit demi sedikit membelah vaginanya lembut.

“Slepp..” masuklah setengah batang penisku ke dalam rongga vaginanya.
“Sss..” sang gadis mendesah menerima desakan penisku.

Tanganku perlahan meremas payudaranya dari belakang mulai dari yang sebelah kiri dan dilanjutkan dengan yang sebelah kanan secara bergantian. Sementara pinggulku memulai gerakan maju mundur untuk kembali menyeruak rongga vaginanya lebih dalam.

Posisi ini menimbulkan sensasi tersendiri dimana seluruh batang penisku dapat menyentuh G-spotnya, sementara tanganku dengan bebas menjelajahi seluruh organ sensitifnya mulai dari kedua payudara berikut putingnya dan belahan anus dan bagian tubuh lainnya.

“Ohh.. Mas sayang” desahnya.

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Ketika ujung jemariku menyentuh lubang anusnya sambil aku berkonsentrasi memaju mundurkan penisku. Setelah cukup beberapa saat aku menggerakan pinggulku memompa belahan vaginanya. Dengan gerakan lembut aku menarik wajahnya mendekat, masih dalam posisi membelakangiku aku mengulum bibirnya dan meremas kedua payudaranya lembut.

“Sayang aku mau keluar nih,” bisiku lirih.
“Ohh.. Mas sayang aku juga mau” sahutnya pelan.

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Aku mempercepat gerakanku memompa vaginanya dari belakang tanpa melepas ciumanku di bibirnya dan remasan ku di kedua payudaranya. Pada saat terakhir aku mencengkeram kedua pinggulnya erat dan memajukan penisku lebih dalam.

“Creett.. Ohh.. Sayang,” jeritku kemudian.

Menyemburlah spermaku yang cukup banyak ke dalam rongga vaginanya dan beberapa tetes meleleh keluar mengalir di kedua pahanya. Untuk beberapa saat aku mendiamkan kejadian ini sampai akhirnya penisku mengecil dengan sendirinya di dalam vaginanya yang telah memberikan kenikmatan yang tak bisa aku ungkapkan.

Cerita Sex Meleepas Kerinduan Demikianlah rasa rinduku terhadap kekasihku setelah beberapa lamanya tidak saling bertemu.

cerita,cerita hot,cerita hot terbaru,cerita mesum,cerita ngesex,cerita sec,cerita sez,cerita sx,cerpen hot,gambar hot,kisah hot,mesum hot

Tanteseks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *