LEON288

Cerita Sex Kenangan Di Malam Natal

Cerita Sex Kenangan Di Malam Natal

Majalah Dewasa – Cerita Sex Kenangan Di Pertama-tama saya ingin memperkenalkan namaku sebagai Alex dan kisah tak terlupakan ini terjadi pada hari ini dimana umat kristiani sedang ramai menyiapkan untuk hari natal keesokan harinya tetapi aku mencoba merayakan natal dengan caraku sendiri bersama kekasihku Novi dan teman baikku yang bernama Trisno di malam natal 2000.

Waktu bertemu Novi memakai pakaian blouse kaos ketat you can see dan panjangnya sampai tengah pahanya sehingga paha putih mulus akan terlihat jelas, blouse berwarna hitam putih berbahan tipis dan di bagian atas model tali terkait ke bahunya.

Blousenya itu mencetak jelas body dan buah dadanya yang berukuran 36B dan dari bokongnya yang nungging terbentuk bulatan penuh menyerupai gunung kembar terlihat celana dalam kecil dan tipis tercetak di blouse bagian belakangnya, paha putih mulusnya jika selagi duduk terlihat celana dalam tipisnya yang berwarna hitam sungguh seksi malam ini.

Trisno tersenyum senang ketika bertemu apalagi melihat Novi terlihat seksi kulihat dia beberapa kali mencuri pandang ke Novi dan ketika kami bertiga berjalan dengan mobil dia beberapa kali berbicara dengan Novi sambil membalikkan tubuhnya ke belakang karena Novi duduk di belakang sementara aku terus menyetir mobil menuju ke karaoke di bilangan Harmoni.

Cerita Sex Kenangan Di Kita memang ingin santai terutama aku karena untuk melepas stress akibat pekerjaan, bernyanyi dan tertawa di ruang tertutup tentu lebih enak dan puas. Memang betul, dicoba saja walaupun suara anda pas-pasan atau fals, tidak usah anda pikirkan karena semua teman anda tahu bahwa anda bernyanyi dan menikmati suasana untuk melepas beban kerjaan, teriak-teriak saja boleh kok! asal teman anda jangan pada budeg saja jadinya.

Kami bertiga masuk keruangan VIP room di VIP ini ada kursi mebel yang panjang berbentuk huruf U kamar tidur tersendiri dan kamar mandi dalam lengkap. Setelah memesan makanan dengan satu picher bir dan nasi goreng berikut kentang goreng plus kacang mede, kami bernyanyi bersama dan kadang sendiri diselang-seling dengan dansa bertiga dan joged berdua pokoknya semua happy.

Setelah tuntas makan dan minum kembali bernyanyi setelah melihat suasana telah menghangat aku melihat antara Trisno dan Novi adanya perasaan ingin berbincang tanpa adanya aku, maka aku mengambil inisiatif untuk ke bawah, bilangnya untuk mengambil rokok, padahal tinggal pesan saja ke kamar rokok dapat di antar ke kamar.

Bagaimanapun juga peristiwa yang lalu sudah berlangsung cukup lama sehingga mereka agak cukup riskan juga untuk lebih mengakrabkan suasana yang ada. Ini terlihat ketika beberapa kali Trisno berusaha lebih mendekatkan diri ke Novi dengan posisi duduk Novi di antara kami berdua terlihat.

Cerita Sex Kenangan Di Trisno kadang dengan ragu meletakkan tangannya di pundak Novi apabila Novi merebahkan badannya ke sofa, kadang dengan pura-pura bercanda tangannya diletakkan di paha Novi dan Novi juga terlihat canggung, kadang mencubit paha Trisno kadang merebahkan kepala dan badannya ke pundak Trisno dan kepadaku juga dia melakukan hal itu. Akhirnya, “Aku ke bawah dulu ya… mau ambil rokok di mobil. Bandar Judi Bola

Saya bilang. Saya melihat Trisno tersenyum, “Saya bisa Marlboro…” kata Trisno. Novi hanya tersenyum, “Ah, aku menemukan toko rokok di seberang jalan,” kataku sambil memberi mereka berdua kesempatan sejenak, yang akan membantu mereka lebih terbiasa dengan suasana itu, karena bagaimana pun, Novi adalah kekasihku dan Trisno. adalah teman baikku, orang yang kuanggap sebagai temanku, saudaraku.

Aku keluar kamar, segera mengambil rokok dari dalam mobil dan langsung naik ke atas. Sengaja saya tidak masuk ke dalam kamar, namun ketika saya melihat pintunya, sebagian terbuat dari kaca berwarna gelap, saya dapat melihat ke dalam. Aku ingin tahu apakah mereka akan akur lagi? Kebetulan lantai paling atas sepi dan dari kaca di luar saya bisa melihat ke dalam, karena di dalam kamar lampunya menyala sedangkan di luar gelap.

Biasanya di dalam rumah dimatikan dan hanya diterangi oleh lampu dari TV yang menyala. Saya melihat posisi Trisno kini berubah. Mereka terlihat berciuman dengan sangat mesra. Aku melihat lengan Novi melingkari leher Trisno, sedangkan lengan Trisno juga memeluk pinggang Novi. Trisno pun mencium bibir Novi dan ternyata Novi membalasnya dengan mengangkat kepalanya.

Mereka pun berciuman, terbukti dengan kepala Trisno dan Novi yang bergerak ke kiri dan ke kanan, haru, keduanya saling memainkan lidah. Sesaat kemudian, tangan Trisno mulai meluncur menyusuri lekuk tubuh Novi.

Kenangan Kisah Seksual Terkadang tangannya meremas pantat Novi dan perlahan naik ke gundukan payudara Novi dan dengan kekuatan ringan, telapak tangannya akan melakukan gerakan meremas dan memutar seperti pijatan. Saat Novi memiringkan kepalanya ke samping, Trisno langsung menundukkan kepalanya ke dada Novi, mencium dadanya dari luar bajunya sekaligus mencium dada Novi. Dari luar, tangan Trisno menarik strap di bahu kiri Novi, lalu menarik strap di lengannya karena tidak memakai bra.

Kemudian muncul payudara kiri dengan daging putih halus dan puting mengeras di wajah Trisno. Lidah Trisno perlahan meluncur melintasi gundukan payudara Novi, sesekali menghisap lembut puting Novi.

Kulihat Novi memejamkan mata dan membuka mulutnya. Aku sama sekali tidak bisa mendengar rintihan dan desahan Novi karena ruangan itu kedap suara dan juga ada lagu-lagu yang diputar terus menerus di dalam ruangan itu. Namun hal itu tidak menyurutkan keinginanku untuk terus melihat dari luar tanpa berusaha masuk ke dalam kamarku, karena aku sudah berjanji pada Trisno bahwa aku akan membagi semua yang kumiliki padanya termasuk kekasihku, dan di lain waktu akan kuceritakan apa yang juga Trisno berikan padaku. adik laki-lakinya.

Novi diliputi nafsu, ia menggeliat sementara Trisno terus menghisap putingnya. Sedangkan tangan kanannya mengangkat pinggul Novi dan Novi pasrah mengikuti gerakan tangan Trisno yang mengangkat baju ketat Novi. Kemeja itu berhenti di atas pinggulnya, menyisakan pinggul putih mulusnya di tangan Trisno.

Tangan itu terus menggosok dan membelai paha rampingnya, sementara celana dalam hitam tipis Novi terlihat jelas dan gundukan kemaluannya tercetak di kain penutup celana dalam, dan rambut kemaluannya terlihat klitorisnya menonjol samar-samar dari atas celana dalam kecil Novi. . .

Kulihat tangan kiri Trisno membuka celana jinsnya dan melihat tangannya melepaskan kemaluannya yang terlihat keras dan besar, lalu mengarahkan tangan Novi untuk meraih kemaluannya.

Cerita Sex Kenangan Di Novi dengan perlahan memegang batang kemaluan tersebut, dan secara perlahan lama kelamaan mulai mengurut batangan itu ke atas ke bawah dan mereka berdua terus memberikan rangsangan kepada lawannya masing-masing. Tangan Trisno kadang meremas bongkahan pantat Novi dan meremas pinggul Novi.

Sementara Novi tangannya terus mengurut batang kemaluannya ke atas ke bawah. Cukup lama mereka melakukan hal itu. Kurasa mereka berdua saling mendesah dan mengerang terlihat dari gerakan bibir dan mulut Trisno dan Novi yang kadang terbuka dan tertutup.

Kadang mereka saling bicara diselingi ciuman mesra layaknya orang bercumbu penasaran dan cemburu pasti ada pada diriku tapi dorongan untuk melihat tindakan mereka berdua lebih kuat di otakku saat ini. Blouse Novi, tali dipundaknya telah terlepas kedua-duanya ke bawah sehingga blouse tersebut kini terlipat di tengah badan Novi, bibir dan lidah Trisno berganti-ganti mengisap dan melumat bukit dada Novi kiri dan kanan membuatnya mengerang dan menggelinjang badannya.

Kulihat Trisno berkata sesuatu ke Novi dan tangan Trisno mengangkat Novi ke pangkuannya kulihat Trisno duduk menyandarkan badannya ke belakang. Sementara Novi duduk di pangkuan Trisno, dengan mesranya tangan Trisno meremas bongkahan pantat Novi sementara mulut mereka berdua saling lumat saling bermain lidah dan kadang tangan Trisno keduanya meremas kedua bukit dada Novi dan Novi pun karena terangsang mulai menggerakkan perlahan pinggulnya maju mundur.

Rupanya batang kemaluan Trisno tengah digesek-gesekkan ke belahan kemaluan Novi walaupun Novi tetap memakai celana mininya yang tipis, tapi aku yakin Novi merasakan gesekan batang kemaluan Trisno di belahan kemaluannya.

Tak kumengerti kenapa Trisno tidak melepas celana dalam Novi yang tipis dan kecil itu padahal tinggal menarik atau menggeser sedikit tutup kain tipis kecil penutup belahan kemaluan Novi, maka liang kemaluan Novi akan terbuka di hadapannya dan tentu batang kemaluan besar itu dapat menerobos belahan liang kemaluannya. bandar terbesar casino online

Hanya terlihat tangan Trisno masuk ke dalam celana Novi di bagian pantat dan hanya dengan menggeser kain tipis pada pantat Novi. Jemari Trisno dengan leluasa meremas bongkahan pantat Novi.

Saya hanya bermasturbasi ria sambil menonton atraksi yang menggairahkan itu. Novi terus bergerak di pangkuan Trisno, kedua tangannya merangkul leher Trisno sehingga bukit buah dada Novi tepat berada di muka Trisno. Sementara gerakan pantatnya maju mundur memberikan gesekan pada belahan kemaluannya kadang kepalanya tertunduk dan membuat bukit dadanya menekan muka Trisno saat itu Trisno memberikan sapuan pada bukit tersebut dengan lidahnya.

Pada saat kepalanya terlempar ke belakang, Trisno meremas buah dada itu dengan tangan kanannya melakukan gerakan memuntir perlahan puting Novi. Sementara tangan kirinya menyelinap ke belakang bongkahan bokong Novi dan membantu menggerakkan pinggul Novi maju mundur berirama kadang cepat kadang dengan gerakan lembut.

Lidah dan mulutnya tak kalah sibuk terus melumat dan menjilati sekujur dada, leher dan muka Novi seperti mandi kucing. Kurang lebih lima belas menit mereka berdua bergerak seperti penari erotis dan akhirnya Novi sepertinya telah ejakulasi dengan keluar air kenikmatannya, terlihat dari gerakannya yang perlahan dan lemas dibahu Trisno.

Cerita Sex Kenangan Di Trisno berbisik dan lalu merebahkan Novi ke kursi panjang itu dengan posisi tetap seperti dalam pangkuan. Maka ketika direbahkan ke kursi posisi Novi dalam keadaan tertindih dengan kakinya yang tetap mengangkang lebar. Sementara kedua paha Trisno berada di antara paha Novi.

Batang kemaluan Trisno dalam keadaan menegang tetap berada di belahan kemaluan Novi yang ditutupi celana mini tipis itu. Tangan Novi memeluk leher Trisno dan bibir mereka kembali saling berpagutan dan terlihat mereka berdua saling bermain lidah. Sementara tangan Trisno tak lepas dari meremas dan membelai bukit buah dada Novi. Lalu Trisno berkata sesuatu ke Novi dan kulihat Novi menggelengkan kepalanya. Yak lama kemudian Trisno perlahan mulai menggerakkan pinggulnya naik turun. Kulihat gerakan itu teratur bergerak naik turun dan kadang menekan. Sementara Novi menengadahkan kepalanya ke atas.

Entah mereka sedang bercinta atau sekedar eges-eges (gesekan) tapi celana dalam Novi masih menempel di tubuhnya. Kalau dilihat dari gerak-geriknya, mereka terlihat persis seperti orang yang sedang berhubungan seks, tapi kenapa celananya? Trisno terus bergerak maju mundur membuatku penasaran dan penisku menjadi keras.

Memikirkan hal itu membuatku panik, lagipula dia adalah pacarku, tapi kami melakukan itu hanya untuk membuatnya bahagia dan mengisi kekosongan suasana BT. Oleh karena itulah aku harus segera mencoba membuka pintu itu secara perlahan, namun ternyata tak ada satu pun dari mereka yang mengetahui hal tersebut, mungkin karena suara lagunya terlalu keras untuk mereka ketahui dan aku baru sadar bahwa aku ada di dalam sana. . dibelakang mereka. Berdiri di belakang mereka, aku bisa melihat dengan jelas postur Trisno yang bertumpu pada sikunya agar tubuhnya tidak menekan tubuh Novi, namun dada Novi masih menempel di dadanya. Sedangkan bokong Trisno terus bergerak maju dan menarik pantatnya.

Cerita Sex Kenangan Di Kulihat Novi mengerang dan mendesah perlahan, tapi aku tidak dapat melihat apakah celana dalam Novi digeser kain penutup depan bagian liang kemaluannya atau tidak karena terhalang oleh body Trisno yang tinggi besar, dan memang celana itu tetap berada di tempatnya hanya merosot sedikit ke bawah.

Terlihat tali celana tidak lagi setinggi pinggang melainkan setinggi pinggul. Penasaran melihat mereka, saya akhirnya yakin mereka saling bergesekan, jadi saya berbaring di kamar selama sekitar sepuluh menit dan menenangkan diri. Saat pikiranku sudah tenang, akhirnya aku memanggil Novi, “Novvv…” kataku. Tak ada jawaban, “Novvvvv…” ulangku. “Iya…” jawab Novi.

Saya pikir dia semua terkejut bahwa saya ada di dalam. Novi masuk, wajahnya merah dan dia tersenyum malu-malu. “Ada apa sayang…” kata Novi sambil memelukku. “Apa yang kamu lakukan…” kataku dengan suara bertanya-tanya sambil menatapnya dengan cemas. “Kamu lihat sendiri…” kata Novi.

“Kamu tidur di sini…” kataku sambil menariknya ke tempat tidur. Tanpa membuang waktu sebelum dia berbaring, aku melepas kausnya dan meninggalkannya hanya dengan celana dalam kecilnya. Perlahan aku menjilat payudaranya, baunya seperti permen mint. Memang permennya dikasih duluan tapi aku terus melumat putingnya.

Kenangan seksual Dia mengerang dan sepertinya dia tidak bisa menunggu lebih lama lagi, dia segera menarik kausku dan melepas celana dan celana dalamku. Rupanya foreplay yang berlangsung sekian lama di luar bersama Trisno membuatnya ingin berhubungan intim. Dia segera meraih penisku yang sudah mengeras lalu menghisap dan meremukkannya di mulutnya. Cerita lainnya:
Ejakulasi kental di kasur villa
Menurutku dia terangsang oleh hasratnya karena ketika dia meremukkan penisku, dia menelan semuanya hingga tersangkut di tenggorokannya. Kadang-kadang buah zakar saya dihisap dan lidahnya bermain di alat kelamin saya hingga dia menjilat buah zakar saya. Lidahnya terus bermain-main dengan kepala penisku dan bergerak di sekitar bukaan kemaluanku. Ini seperti… “Uuufff aakhhhh…” desahku.

Cerita Sex Kenangan Di “Gila banget! Kamu sudah konackhh ya.. Ginnn…” erangku keenakan dan terasa geli kadang meriang (coba saja hal itu dengan pasangan anda pasti meriang itu badan). Gila juga Novi kalau sudah panas dia seperti orang di padang pasir. Habis semua kemaluanku dilumatnya, sementara kulihat dicelananya ada gumpalan cairan membasahi kain celana penutup belahan kemaluannya, seperti bulatan. Rupanya dia sudah banjir dari tadi atau bekas air mani Trisno? Penasaran aku tanya dia, “Kamuuu tadi gituan yaaa…?” tanyaku penasaran.

“Emmmhh… emmhhhff…” dia tidak menjawab hanya terus melumat batang kemaluanku lebih kuat lagi. Digigitnya kepala kemaluanku pelan dan gemas, “Akkhhh… gilaaa kamuuu…” kataku. B

atang kemaluanku mengeras kuat seperti besi balok. Kubiarkan dia memuaskan hasratnya melumat habis kejantananku dari ujung sampai pangkalnya. Momen ini kunikmati dan segera kubuka celana dalamnya, ternyata kemaluannya telah basah dan lembab. Saat kubelai belahannya masih terasa rapat, jadi mungkin dia belum sampai sejauh itu, pikirku.

“Kamu di atas Nov…” kataku menarik badannya ke atas menduduki pinggangku. Perlahan dengan tangannya yang menggenggam batang kemaluanku mulai diarahkannya ke lubang kemaluannya. Kepala kemaluanku perlahan ditekan dengan bibir kemaluannya dan perlahan membelah bibir kemaluannya yang telah basah membuat lebih mudah kepala batang kemaluan itu menyusup belahannya.

Terus Gina menekan ke bawah pinggulnya dan, “Akhhh…” erang Novi. “Enaaakkk… aduuhhh pelan-pelan, enakkk…” desahnya. “Uufff… yaa enaakk…” desahku keenakan. Pelan-pelan batang kemaluanku makin lama makin tenggelam ke dalam liang kemaluannya. “Akkkh… masuuukkk… ookkhh kontolllu… akkkggg… ennnakkkk…” erang Gina terpejam.

“Gilaaa… liang kemaluan kamuuu… masih rapat Ginnn…” kataku sambil menghentakkan pinggulku ke atas dan menariknya ke bawah perlahan seperti slow motion berulang kali. Setelah sepuluh kali dengan gerakan itu, terasa telah dengan bebas dan mantap terkendali kemaluanku menyodoknya. Lama kemudian gerakan batang kemaluanku makin mantap menyodok liang kemaluan Gina.

Dengan sepenuh tenaga kugerakkan pinggulku naik turun tanpa henti sebanyak dua puluh kali membuat Novi berteriak sambil matanya terpejam histeris, “Aaakk.. akhhh.. akkkhh… oohhkkk… aahhh.. uufff… aduhhhh… giilllaa… aahhh… aadduuhh…” terengah Novi.

Cerita Sex Kenangan Di Sangat bergairah dia dengan gerakanku membuatnya membalas gerakanku dengan hentakan kasar. Novi segera menghentakkan pinggulnya cepat kadang dia melakukan gerakan memutarkan pinggulnya sehingga terdengar bunyi “Brreeoott… brreettt… brreeeoott…” Rupanya telah banjir sekali di dalam liang kemaluannya tapi dinding kemaluannya tetap menjepit batang kemaluanku. “Luar biasa, gila kamuuu hot bangetttt.. Ginnn…” kataku.

“Gue mauuu yang kuattt… yang kuattt nekannya ahhkkk.. yang panjang kontolnyaa… akkkhh terusss ngentotin kontolnya… akkgg…” erang Novi histeris. Kurasa Trisno juga mendengar erangan Novi karena pintu kamar tidak kututup ketika Novi masuk tapi biar saja dia terangsang, pikirku.

Selang lima belas menit ternyata gerakannya makin panas saja. Habis sudah kemaluanku dihisap ditarik di dalam liang kemaluannya. Sementara badannya telah keringatan, “Aahh… aaahhkkk… uufff… ennaakk…” desah kami berdua. Kadang aku sengaja mengangkat pantatku tinggi-tinggi dan dia menekan kemaluannya makin ke bawah terus pinggulnya berputar-putar sehingga terdengar bunyi “Breeet brett brrett…” Terasa panas di sekitar batang kemaluanku.

Kuat juga aku telah dua puluh menit dengan gerakan yang membuat keringat membanjir tapi sampai saat ini belum terasa juga kalau air maniku akan keluar. Biasanya yaaa dengan gerakan yang seperti biasa paling lama sepuluh menit keluar air maniku. Mungkin karena aku ingin membuktikan bahwa aku juga bisa kuat dari teman baikku.

Cerita Sex Kenangan Di Yang jelas batang kemaluanku dalam keadan stabil menegang terus dan gerakanku tidak berubah. Kadang lembut dengan hentakan yang kuat dan kasar dengan gerakan memutar dan mengocokkan batang kemaluanku terasa seperti membor lubang kemaluannya dan ternyata Novi menyukai gerakan dan hentakan yang kulakukan.

“Giiilaaa.. kamu kuat sekali… tumben tuh… oohh gue puaasss…” desah Novi keenakan dengan tersenyum puas. “Ya sudah lama ya Nov, nggak beginii…” desahku. Karena tidak keluar-keluar juga ini air mani, akhirnya kami kecapaian sendiri. Dalam keadaan terengah-engah keenakan kami berhenti sebentar. Akhirnya aku tanya ke dia, “Bagaimana kalau kita istirahat dulu Nov..” ternyata dia mengangguk setuju dengan muka memerah dan keringat di dahinya menetes. Aku usul lagi,

“Kita keluar yukk… Nov.. kasihan Trisno… sendiri di luar,” kataku. Tanpa bertanya lagi Novi lalu melepas segera batang kemaluanku dari lubang kemaluannya. Rupanya dia juga belum tuntas dan keluar dari kamar berjalan dengan telanjang bulat. Dia keluar sendiri, sementara aku menjadi bengong. Ternyata Novi tanpa bertanya lagi keluar kamar dalam keadaan badan telanjang bulat.

Cerita Sex Kenangan Di Gillaa! sudah konak dia rupanya. Beraninya dia telanjang bulat menemui Trisno di ruang depan. Aku tersentak, segera ke kamar mandi mencuci kemaluanku yang telah basah oleh karena air kenikmatan dari liang kemaluan Novi. Di kamar mandi aku berpikir ngapain Novi di luar bersama Trisno, tentunya Trisno terkejut dengan kehadiran Novi yang telanjang bulat di hadapannya. Setelah cukup lama di kamar mandi membersihkan diri sekitar kemaluanku. Perlahan aku keluar kamar dan berdiri di pintu. Kulihat sesuatu yang telah membuat aku terkejut. Gila! aku jadi terangsang sendiri melihatnya.

Novi ternyata dalam posisi yang sangat seksi sekali. Mungkin Novi telah tinggi birahinya. Sepertinya telah terangsang penuh birahinya dan tanpa malu dan ragu lagi dia dalam posisi menungging. Dalam posisi menungging di atas kursi dalam keadaan telanjang bulat. Terlihat tubuh putih mulusnya dengan lekuk tubuhnya, bokongnya putih mulus dan pinggul yang cukup besar pinggangnya yang ramping.

Bokongnya yang tinggi ke atas dan buah dadanya menjuntai keras membentuk bulatan dengan putingnya yang telah mengeras, rambutnya yang hitam dan panjang lurus sebagian tergerai kesampingnya, sebagian lagi menutupi pundaknya yang halus dengan bulu-bulu halus di sekitar pundaknya menambah seksi posisinya. Sementara tangan kiri Trisno mengusap dan membelai serta kadang meremas bongkahan pantat Novi yang sedang menungging itu. Tangan kanan itu meremas buah dada Novi dengan remasan perlahan dengan jemari menjepit puting Novi.

Cerita Sex Kenangan Di Trisno telah menarik celananya sendiri berikut celana dalamnya ke bawah di antara lututnya. Batang kemaluannya terlihat menegang keras dan besar dengan bulu-bulu kemaluan yang berwarna hitam. Sedangkan kepala kemaluannya berwarna merah dengan diameter ukuran botol Aqua 600 ml. situs judi slot terpercaya

Panjang batang 23 cm, diameter batang 6 cm. Terlihat ujung kemaluannya dicium oleh bibir Novi. Novi tampak sibuk mencium ujung penis dan air kencingnya. Sambil berbaring, telanjang bulat, mulut perlahan menelan kepala dan batang penis. Mulut Novi hampir tidak mampu menelan kepalanya.

Mulutnya harus terbuka selebar mungkin sebelum bisa menghisap penis Trisno. Perlahan dan segera terlihat kepala Novi bergerak ke atas dan ke bawah dan terkadang lidahnya menjilati penis besar Trisno.

Cerita Sex Kenangan Di “Aahh Gooddhhh…” desah Trisno terpejam keenakan. Sementara Novi hanya mengerang karena tangan Trisno terus memberi remasan di sekitar kemaluannya. Terlihat tangan kiri Trisno menyusup dari bawah badan Novi dan berhenti jemarinya ketika berada di belahan selangkangan paha Novi. Jarinya bergerak membelai belahan kemaluan Novi yang telah basah. Setelah kurang lebih lima menit menyaksikan adegan yang mendebarkan jantung, perasaanku berdebar kencang karena terangsang.

Saya sangat menantikan untuk melihat ini. Penis saya menjadi keras lagi dan bahkan lebih keras dibandingkan saat kami berhubungan seks di kamar. Sepenuhnya telanjang dengan batang kemaluanku terentang, aku mendekati mereka. Aku melihat mereka kaget, “Oopppss…” kata Trisno kaget. “Maaf, aku tidak tahan…” kataku. Tanpa izin lebih lanjut, aku mengambil posisi di belakang pantat polos Novi dan saat aku berjongkok di belakang Novi, mulutku langsung menjilat kemaluan Novi.

Cerita Sex Kenangan Di Ternyata Trisno hanya tersentak sedikit tapi dia terus malah mengangkangkan kakinya lebih lebar sehingga belahan kewanitaan Novi itu lebih terkuak membuka, sehingga klitorisnya terlihat dan segera kujilati klitorisnya dan kumainkan lidahku di sekitar klitorisnya. “Aakkhh emhhff ahhh mmhhh aauufff… ahh…” desah Novi dengan kepalanya yang makin cepat bergerak naik turun di selangkanganku. Sementara tangan keduanya telah meremas buah dada Novi. Terus kumainkan belahan liang kemaluannya dan kadang lidahku menerobos masuk ke dalam belahannya terus mengkilik-kilik sekitar klitorisnya yang terlihat memerah.
“Emmhhpp… emmppphh… ahhh…” rintihnya nikmat. Aku merasakan dia menggerakkan pinggulnya seirama dangdut sambil menggerakkan pantatnya perlahan, menggeliat-geliat badannya dan mengontraksikan kemaluannya, “Emmff…mmmbhh…” Sesekali tubuh Novi terangkat, menekan dada Novi ke atas. Saat bibir kami bersentuhan, dia tidak bisa menahannya lagi dan tangannya terus mengarahkan kepala penisku ke lubang kemaluannya dan perlahan,

Kenangan Cerita Seks di “Ahhkkk…aah ahhh…oohhh…ennaakknyaaa…” rintihan dan rintihan kenikmatan saat penisku perlahan masuk. Segera setelah itu, batang penisku terdorong masuk ke dalam vagina Novi, yang dinding vaginanya sudah basah dan hangat. “Aahh…aahhh…aahhkk…dorong sekuat tenaga…ahk iya…aahkkk dorong terus…. yyaa… ahkk, dorong dalam-dalam… eennaakhh…” rintih Novi sambil terus mengikuti gerakan menyodorkan pinggulku untuk mendorong penisku jauh ke dalam lubang seksnya.

“Bleeppss… ngantuk… bleebss… slleeppss bblleppss… slleppss…” “Aahhh… aahhh aahh rasanya enak sekali… youuu… gila seperti biasanya… enak sekali menidurimu Giinnn… akkhh…” aku mengerang bahagia, merasakan kehangatan darinya. tubuhku disepanjang batang penisku. Dengan posisi yang sangat stabil, kaki saya terasa seperti berada di lantai tanpa bergerak saat pinggul saya gerakkan maju mundur sehingga pusat tekanan dapat fokus pada batang kemaluan saya yang terus memompa atau meluncur keluar masuk. miliknya. area genital.

Cerita Sex Kenangan Di Dengan gerakan seperti menyalurkan tenaga dalam maka nafasku dari seputar perut kuatur semua gerakanku sehingga gerakan yang terjadi bukan melalui pikiran tapi telah digerakkan secara otomatis melalui sekitar pinggulku nafasku perlahan dalam satu kali tarikan nafas, aku dapat menghujamkan kemaluanku sebanyak tiga kali atau bisa sampai tujuh kali. Pada saat melepas nafasku, keluar gerakan kulakukan berputar sekitar pinggulku, sehingga otomatis batang kemaluanku melakukan gerakan berputar dua atau berkali-kali di dalam liang kemaluannya.

“Aahkkk… akhh… gilaaa… gilaaa… akkhhh… akhhh… gilaaa… enakk… enaakk… ahhh… uuuff… adduhh… enaknyaaa… aaookhhh…” Novi merintih dan mengerang. Trisno melihat kepadaku dengan pandangan tidak percaya kalau aku dapat melakukan gerakan seperti itu yang membuat Novi kelojotan dan bergetar seluruh persendian badannya. Baru tahu dia, pikirku tersenyum kepadanya dan rupanya membuatnya menjadi terangsang.

Kulihat matanya saat itu terbelalak ketika melihat batang kemaluanku keluar masuk teratur dengan nafas yang teratur juga. Batang dan kepala kemaluannya memerah dalam cengkeraman tangan Novi. Batangnya makin lama makin mengeras, karena Novi makin lama dia tidak dapat mengcengkeram diameter batang kemaluan itu.

Cerita Sex Kenangan Di Novi makin mempercepat gerakan tangannya menarik dan melakukan gerakan memutar atau seperti memelintir batang itu. Ternyata Novi hanya tahan sepeluh menit di dalam menghadapi adukan batang kemaluanku yang mengamuk di dalam liang kemaluannya hingga dia melenguh dalam rintihan, “Aahhh… aakkhhh… ooohhhh gueee keluaarr…” badannya bergetar hebat dan matanya terpejam dan mulutnya terbuka menganga lebar.

Trisno terpaku memandang Novi yang ejakulasi dengan badan yang bergetar dan akhirnya Trisno rupanya tidak tahan melihat keadaan yang ada di hadapannya dan yang juga terjadi pada batang kemaluannya. Sehingga matanya membelalak dan lalu terpejam, “Aahhkk aaahhh… ahhkkk…” keluar air maninya di dalam genggaman tangan Novi. Air mani itu meleleh di jari-jari Novi. “Ha.. haa haa…” aku tersenyum penuh kemenangan.

Kalah lama dia karena aku sendiri belum apa-apa saat ini. Setelah Novi mengelap tangannya dengan tissue basah, kutarik dia untuk gantian duduk di atas pangkuanku. Dengan posisi saling berhadapan kemaluanku menghujam kembali ke dalam liang kemaluannya dan gantian dia yang bekerja dengan gerakan memutarkan pinggulnya dan gerakan memaju-mundurkan bokongnya dan kadang kurasa liang kemaluannya berdenyut-denyut seperti menghisap batang kemaluanku. Rupanya dia ingin membuatku keluar juga air maniku.

Setelah lebih kurang sepuluh menitan dia membuat batang kemaluanku kerja keras. Kulihat dia juga telah mau keluar lagi mengerang. Dia, “Aahhkk… akhh ahhh gue mauuu keluaarrr… lagii… samaa-samaaa kamuuuu keluarrr jugaa… yaaa…” erang Novi. “Aahhh yyaaa barenggg Nov… guee juga ampirrrr… keluarr… aahhkk aakkhh… yaakkk keluuaaarr… ahkkk akhh…” erang Novi dan aku bersamaan, “Aahhh… giilaa…. eenaakk… puasss gueee,” rintih Novi. Keluar sudah dan tuntas birahi yang menghimpit dan menggunung di dada ini. Ada barangkali lima semprotan air maniku keluar membasahi seluruh rongga dalam liang kemaluannya sampai akhirnya kulepas batang ini.

Cerita Sex Kenangan Di Puas sekali. Setelah berbenah diri, mencuci dan membersihkan bekas-bekas yang ada dan ternyata kami telah memakai ruangan itu selama tiga jam dan habis total cuma Rp. 375.000 untuk semua all in, siiplah.

cerita ghairah,cerita ghairah isteri,cerita isteri gersang,cerita isteri ghairah,ghairah isteri,isteri kuat main,perempuan ghairah,tempat ghairah wanita

Tanteseks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *