LEON288

Cerita Sex Jeritan Penuh Nafsu Ibu Guru

Cerita Sex Jeritan Penuh Nafsu Ibu Guru

MajalahDewasa – Cerita Sex Jeritan Penuh Dipojok sekolah, terdapat sebuah gedung yang terdengar suara erangan pelan dan agak lemah, erangan itu seolah tertahan. Ternyata dibelakang toilet guru ada seorang laki-laki yang sengaja ingin mendengar erangan lebih keras, dia menempelkan telinganya ke dinding toilet, laki-laki tersebut diketahui, guru olah raga tersebut bernama Pak Adi.

Di kamar mandi terdapat gambar seorang wanita, mengenakan pakaian guru, duduk di samping bak mandi di kamar mandi, mengenakan jilbab panjang berwarna putih menutupi kepalanya. Gaun yang menutupi kakinya diangkat ke atas rok panjangnya yang keriting. jari, menyentuh klitorisnya. Matanya menunduk dan dia bisa mendengar suara rintihan. Ada sesuatu yang keluar dari bibir lembut itu.

“Ssst..emhhh.”

Cerita Sex Jeritan Penuh Sekarang perempuan cantik berjilbab itu tampak mengubah posisinya menghadap dinding sambil membungkuk dan menempelkan badannya ke dinding kamar mandi dengan punggung agak miring. Tangan kanannya bersandar ke dinding, tangan lainnya membelai klitorisnya dari depan.

Uuuh…mmhhh…ssshhh…” desis wanita berjilbab lirih.

Keringat sepertinya mulai menetes dari keningnya. Saat PNS manis berhijab itu mendekati puncak kenikmatan, tiba-tiba, “Braaak!!”, terdengar suara pintu kamar mandi yang dibuka.

“Ustazah Rista!” ucap orang yang berdiri di depan pintu kamar mandi.

Matanya tak berkedip saat melihat wanita cantik berseragam dan berjilbab itu. Dia tersentak kaget

“Ustad Adi!!,” ucapnya kaget dan hampir berteriak.

Saking kagetnya dan tak tahu harus berbuat apa, wanita bernama Ustazah Rista alias Rista yang berjilbab itu langsung jongkok dengan kaki tertutup namun tangan masih di tengah selangkangan. Rista begitu kaget hingga lupa melepaskannya.

“Ustad Adiiii keluar!!,” teriaknya panik.

Wajah cantiknya yang dibalut jilbab putih sebatas dada, pucat karena takut dan malu. Bukannya pergi, orang yang ditegur malah masuk, menutup pintu kamar mandi, dan menguncinya.

“Apa yang kamu lakukan tuan?!!… Keluar!!”, teriak Rista lagi sambil tetap membungkuk sambil meluruskan rok panjangnya yang sebelumnya terbuka hingga pinggulnya.

“Ustazah Rista,” ucap Adi sambil menghampiri dan memeluk tubuh guru bertopeng itu.

Wanita itu tersentak kaget namun tidak berani berteriak karena takut orang lain mengetahui dia sedang melakukan masturbasi di kamar mandi sekolah.

“Jangan khawatir, Tuan,” seru Rista sambil berusaha melepaskan diri dari pelukannya. Kisah Lengkap Scream Sex Wanita berjilbab itu menggerakkan tubuhnya untuk melepaskan diri dari cengkraman pria itu, namun ia tetap memeluk Rista dengan erat. Saking parahnya, PNS berjilbab itu nyaris menabrak tembok.

“Tolong… jangan gunakan itu,” dia memohon dengan suara menyedihkan dan ketakutan.

Namun, pria paruh baya itu tidak menghiraukan erangan gadis 24 tahun berjilbab itu. Ia malah mendekatkan wajahnya dan mencium leher Rista yang tertutup jilbab putih.

“Jangan khawatir,” tanya Rista dengan tangis tercekat. Adi tampak begitu bengis hingga terengah-engah sambil menciumi lehernya yang ditutupi jilbab putih. Tangannya mulai meraba-raba payudara guru berjilbab itu dari luar seragam coklat mudanya. Rista sadar dia terjebak sehingga dia mencoba melawan. Dengan seluruh kekuatannya, dia mendorong tubuhnya dan berhasil. Pria itu terjatuh ke lantai kamar mandi. Daftar slot

Memanfaatkan situasi tersebut, Rista bergegas menuju pintu. Namun, saat hendak membuka kunci pintu toilet, tangan petugas berhijab itu dihadang oleh tangan kekar Adi.

“Lepaskan,” kata Rista sambil meronta.

Namun Adi yang sudah kehilangan akal sehatnya tidak lagi mendengarkannya. Pria itu malah meremas tangan kanan guru cantik berjilbab itu dengan kasar, sementara tangannya yang lain menahan tangan kiri Rista ke dinding. Wanita berjilbab itu terjebak, tubuhnya seperti terkunci, tak mampu bergerak.

“Adaammmm…sakit…biarkan saja,” Rista bertanya dengan suara memelas.

“Ustazah Rista…biarkan aku…” bisik laki-laki itu ke telinga Rista yang berjilbab dengan suara terisak-isak.

“Ahhh, lepaskan,” kembali guru SD cantik itu memohon saat mendapati tubuh kokoh pria itu menekan tubuh Rista ke dinding.

Wanita berjilbab putih itu tampak ketakutan karena merasakan ada benda keras dan elastis menekan bokongnya yang ditutupi gaun panjang berwarna coklat muda.

Sang guru semakin memberontak, berusaha membebaskan Adi.

Kisah Lengkap Scream Sex “Ustazah Rista sebaiknya jangan terlalu berisik nanti ada yang dengar. Adi mengancam: “Biar saya yang dipukul, tapi saya akan beritahu semua orang bahwa Ustazah Ristauah melakukan masturbasi di toilet.”

Saking efektifnya ancaman tersebut, guru cantik berjilbab itu terpaksa berhenti melakukan perlawanan. Mengetahui mangsanya telah melonggarkan kemampuannya untuk melawan, tangan kekar pria itu menarik tangan Rista lebih dekat ke dinding hingga saling bersentuhan.

“Jangan malas, kumohhhon jangaan,” pinta Adi kepada guru berhijab itu.

Namun tak membuahkan hasil, tangan kanan pria itu leluasa meraba-raba dada Rista, sesekali meremasnya. Sedangkan tangan kiri pria itu mengunci pergelangan tangan Rista yang menempel di dinding. Ekspresi si jilbab putih tampak ketakutan dan sedih.

“Aahh Ustazah Rista… buah dadanya gede banget hmm…”, kata-kata cabul sekaligus pujian akan kecantikan tubuh Rista terucap dari mulutnya. Belum puas menyentuh dada wanita bercadar dari luar blazer lengan panjang berwarna coklat muda, tangan kasar Adi menyodok pakaian yang dikenakan Rista.

“Tolong pak lepaskan,” Rista memohon sambil mulai meremas payudaranya. Namun Adi tidak menghiraukannya, namun guru cantik berjilbab itu merasa penis pria itu sangat keras dan tenggelam ke pantatnya. Semua itu menunjukkan kalau dia sangat ingin tidur dengan Rista.

Full Scream Sex Story “Ugghh… ssmy baby… puaskan penisku sekarang ya?”, bisik Adi lirih penuh nafsu sambil mengangkat gaun coklat mudanya hingga ke mata mata kaki Rista.

“Tuan… jangan… jangan lakukan itu. Mohon ampunilah saya,” kata guru berjilbab itu dengan putus asa. Sepertinya apapun yang Rista katakan, dia tidak bisa menghentikan keinginan jahat Adi. Sejenak Rista tak merasakan tangan kanan pria itu meraba-raba tubuhnya.

Penasaran dengan apa yang dilakukannya, guru berhijab itu berbalik dan Rista kaget melihat pria itu mengeluarkan penisnya.

Meski guru cantik berjilbab itu tidak bisa melihat dengan jelas, namun ia bisa melihat bentuk penis besar berwarna hitam legam yang menyembul dari sarangnya.

Kekagetan Rista masih belum usai, Adi menekan tubuh wanita berjilbab putih itu hingga bersandar di dinding. Ia merasakan ada benda karet keras yang bergesekan dan mengenai pantat Rista.

“Ssshhh, pantatmu montok sekali sayang…” kata Adi sambil meremas pantat guru cantik berhijab itu.

Rista kaget karena teringat saat dia melakukan masturbasi, dia melepas celana dalamnya dan masih tergantung di pintu kamar mandi. Daftar poker

Rista sepertinya sudah menyerah karena merasa tidak bisa melepaskannya. Guru berhijab itu merasa ada benda keras dan elastis yang bergesekan dengan celah vaginanya yang licin, seolah mencari sasaran. Akhirnya benda itu berhenti tepat di bibir vagina Rista. “Maaf pak…Jangan…tolong…” Rista memohon dengan putus asa saat menyadari beberapa detik lagi penis Adi akan masuk ke dalam tubuhnya.

“Oh… Ustazah Rista, aku sudah lama ingin menyukaimu. Seksi sekali kamu,” jawabnya tak menghiraukan imbauan wanita berhijab itu.

Cerita Sex Jeritan Penuh Dan tiba tiba terasa oleh Rista pria tersebut mulai bergerak menyeruak masuk membelah bibir vagina miliknya. Karena panik, Rista berusaha sekuat tenaga untuk bertarung dengan harapan terakhirnya. Namun bukannya lepas, akibat pergerakan tubuh Rista, penis pria itu malah terdorong lebih dalam ke lubang vaginanya.

“Aaaah tidak!!”, teriaknya dalam hati saat merasakan penis pria itu tenggelam ke dalam vaginanya.

Ekspresi wajah cantiknya yang dibalut jilbab putih membuatnya tampak seperti hendak menangis sambil menggigit bibir.

Padahal, vagina Rista yang sudah basah akibat masturbasi justru difasilitasi penetrasi penis Adi. Penis besar itu masuk perlahan, bergesekan dengan dinding lubang vagina Rista dengan gerakan pelan namun mantap.

“Uughghh… mmmh… Ristaaa, vaginamu enak sekali…ooohhh…”, rintihnya pelan di dekat telinga Rista yang tertutup hijab saat penisnya dibenamkan sedalam mungkin hingga menyentuh perutnya.

“Nnggghh…mmmhh…”, erang Rista seolah menanggapi ocehan nikmat Adi. didalam hati.

Wajah cantiknya yang berbalut jilbab putih tampak sedikit mengernyit, seolah berusaha menahan rasa sakitnya karena mungkin sesuatu sebesar itu belum pernah dimasukkan ke dalam vaginanya.

Saat bar itu roboh, Rista terdiam, bingung, takut, kaget, senang dan kaget. Semua ini terjadi di kepalanya.

Rista mengalah tanpa berkata apa-apa, tak menyangka fantasinya bercinta di kamar mandi sekolah dan disetubuhi dari belakang menjadi kenyataan, namun yang membedakan adalah pria yang ada di fantasinya bukanlah pria yang sama dengan pria itu. selama ini.

Namun kenyataannya, laki-laki yang mengerang di balik perempuan berkerudung yang sedang menggerakkan penisnya maju mundur ke dalam lubang surgawinya, adalah pengasuh sekolah dasar tersebut.

Kenyataan yang harus diterima Rista adalah Adilah sedang menikmati dan memompa penisnya keluar masuk melalui lubang kemaluannya.

“Oooh Innnahh… sssayyanghh… ohhh enak sekali,” rintih Adi sambil mengerang nikmat berkali-kali. “Shh…ngghh..mmmh”, desis Rista kecil seolah mulai merasakan kenikmatan dari tusukan Adi.

Guru olah raga itu terus mendorong dan memompa penisnya sedalam mungkin tanpa henti. Kedua tangan Rista masih tertahan kuat di dinding kamar mandi oleh tangan kekarnya. Seiring berjalannya waktu, wanita cantik berjilbab ini terbawa getaran nafsu dan mulai menebarkan rasa nikmat ke seluruh tubuhnya.

Cerita Sex Jeritan Penuh “Sshh…mmmh…mmmmh”,desis Rista lirih saat tubuhnya bergetar menerima ayam Adi dari belakang. “Enak sayang…?”, tiba-tiba Adi bertanya.

Rista hanya diam saja, malu tak berani berkomentar sambil menunduk sambil berusaha menghindari bibir Adi yang berusaha mencium pipi kanannya.

“Berdiri sebentar sayang…” ajak Adi sambil mengangkat pantat guru berhijab itu.

Tanpa menjawab, Rista sedikit memiringkan pantatnya.

“Wah pantatmu montok sekali sayang, tak ada salahnya apa yang kubayangkan selama ini,” kata Adi sambil meremas pantat Rista dengan penuh semangat.

Sambil tangan kirinya memegang pinggul guru cantik berjilbab itu, Adi kembali mendorong penisnya.

“Ough…Pak, pelan-pelan…”, tanya Rista merasakan penetrasi yang lebih dalam dari sebelumnya.

Mungkin karena wanita berjilbab itu memiringkan bokongnya ke atas, sehingga posisi vaginanya benar-benar bebas. Adi tidak memperlambat dorongannya namun malah mempercepatnya membuat Rista mulai mengerang pelan nikmat. Agen slot online

“Sshh..ngghh..”, desis Rista lirih saat merasakan gesekan batang Adi dengan lubang vaginanya.

Melihat tubuh guru berjilbab itu didorong ke depan, Adi sengaja melepaskan tangan Rista agar bisa menahan tekanan dari tubuh pria yang sedang meletakkan tangannya di dinding.

“Ssst… enak sekali,” erang Adi sambil kedua tangannya meraih dan meremas pantat bulat dan kencang profesor tampan berhijab itu sambil terus memompa penisnya.

“Oh…sayang…oooh,” erang Adi semakin keras.

“Oh…ngghh..pp..pak…jadi…jangan berisik pak…”, tanya Rista takut semua orang akan mendengar rintihannya. “I..i..yeah..Inhh.. emhh di belakang vaginamu, enak sekali, tapi…ugh..”, ucapnya pelan sambil mengi.

Cerita Sex Jeritan Penuh Sodokan pria tersebut semakin cepat. Tak puas meremas pantat guru cantik berhijab itu, Adi membeberkan pantat Rista. Dan salah satu jari pria itu mulai membelai anus Rista. Cash Rista menggeliat sambil menggoyangkan pantatnya ke kiri dan ke kanan dengan nikmat.

Tantekseks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *