LEON288

Cerita Sex Hot Main Swinger Dengan Tetangga

Majalah Dewasa – Cerita Sex Hot Main – Cerita dewasa tentang tukar pasangan kali ini berkisah pengalamnku bercinta dengan tetangga baruku, dimana istri tetanggaku yang sangat bahenol dan sering bikin burungku naik turun itu akhirnya bisa kudapatkan walaupun dengan kompensasi aku harus merelakan istriku di tiduri oleh suami tetangga baruku.

Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku, serta tempat dan alamatku sekarang. Usiaku sekarang sudah mendekati empat puluh tahun, kalau dipikir-pikir seharusnya aku sudah punya anak, karena aku sudah menikah hampir lima belas tahun lamanya. Walaupun aku tidak begitu ganteng, aku cukup beruntung karena mendapat isteri yang menurutku sangat cantik. Bahkan dapat dikatakan dia yang tercantik di lingkunganku, yang biasanya menimbulkan kecemburuan para tetanggaku. Isteriku bernama Resty.

Cerita Sex Hot Main – Ada satu kebiasaanku yang mungkin jarang orang lain miliki, yaitu keinginan sex yang tinggi. Mungkin para pembaca tidak percaya, kadang-kadang pada siang hari selagi ada tamu pun sering saya mengajak isteri saya sebentar ke kamar untuk melakukan hal itu. Yang anehnya, ternyata isteriku pun sangat menikmatinya.

Namun, saya tidak pernah bermaksud ngemil untuk mengimbangi kegilaan seksual saya.. Mungkin karena saya belum punya anak, istri saya selalu siap kapan saja.. Kegilaan ini bermula ketika tetangga baruku datang, entah siapa penyebabnya, kami sangat dekat.. Atau mungkin karena istri saya adalah orang yang mudah bergaul, dia cepat akrab dengan mereka.. Suaminya juga sangat baik, dia juga seusia denganku.. Hanya istrinya saja, oh sibuk.., selain muda, dia juga cantik dan yang membuatku tergila-gila adalah tubuhnya yang luar biasa, kulitnya yang sangat putih dan mulus..

Cerita Sex Hot Main – Mereka pun sama seperti kami, belum mempunyai anak. Mereka pindah kesini karena suaminya mendapat tugas baru dari perusahaan yang baru membuka cabang di kota saya.. Saya dan istri sering memanggil mereka Mas Agus dan Mbak Rini.. Selebihnya, saya tidak tahu latar belakang mereka.. Bisa dibilang kami sedekat saudara karena hampir setiap hari kami ngobrol, kadang di teras rumahnya, atau sebaliknya.. Suatu malam, seperti biasa, saya pergi ke rumahnya, dan setelah berdiskusi panjang lebar, Agus meminta saya untuk menonton VCD biru Agen judi online terpercaya
yang katanya baru saja dipinjamnya dari temannya.. Saya tidak menolak karena selain tidak begadang, tidak ada kegiatan lain.. Seperti biasa, film biru menceritakan kisah yang sama.. Yang mengejutkan saya, tiba-tiba istri Agus datang menemui kami.. “Nah, apa kabarmu, Gus…??” Tidak apa-apa!!” “Tidak apa-apa kakak, lagipula itu hanya akting, aku tidak bisa menahannya.. Kalau tidak keberatan, Mbak Res akan mengundangmu.. » katanya ketika berbicara tentang istriku.. Saya juga merasa terhina saat itu.. Tapi kalau dipikir-pikir, apa salahnya?? Akhirnya saya pamit ke
sebentar untuk menelpon istri saya yang tinggal sendirian di rumah.. “Apa kamu gila!! Bukankah menyenangkan menonton hal seperti ini bersama tetanggaku??” Kata istriku ketika aku bertanya padanya.. Akhirnya saya melihat istri saya malu sehingga saya putuskan untuk tidak kembali lagi ke Agus.. Sebaiknya tidur saja agar besok bisa cepat bangun.. Tadi pagi saya tidak menemui Agus, karena dia sudah berangkat.. Di teras rumahmu, aku baru saja melihat istrimu sedang minum teh..
Saat aku lewat, dia bertanya padaku tentang kejadian tadi malam.. Aku bilang Resty tidak mau ikut denganku jadi aku tertidur.. Mataku mengembara untuk melihatnya.. Sibuk.., jubahnya hampir transparan, menampakkan lekuk tubuhnya yang selalu membuatku terpesona.. Tapi ah.., mereka adalah tetanggaku.. Namun jauh di lubuk hati saya tidak baik-baik saja, saya menunda berangkat kerja dan pulang menemui istri saya.. Seperti biasa, begitu saja, aku langsung menidurkan istriku.. Mungkin karena Resty sudah terbiasa, dia tidak terlalu keberatan.. Hal yang menakjubkan adalah pagi ini saya menjadi benar-benar gila.. Saya bertengkar dengan istri saya seperti orang gila.. Aku menjilat kemaluan Resty habis-habisan, bahkan aku menghisapnya hingga istriku menjerit.. Gila, kenapa aku jadi gila padahal ini masih pagi.. Tapi aku tidak memikirkannya lagi.. Istri saya tersentak karena dia menikmati apa yang dia lakukan

kulakukan terhadapnya. Resty langsung memegang kemaluanku dan mengulumnya, entah kenikmatan apa yang kurasakan saat itu. Sungguh, tidak dapat kuceritakan. “Mas.., sekarang Mas..!” pinta isteriku memelas. Akhirnya aku mendekatkan kemaluanku ke lubang kemaluan Resty. Dan tempat tidur kami pun ikut bergoyang. Setelah kami berdua sama-sama tergolek, tiba-tiba isteriku bertanya, “Kok Mas tiba-tiba nafsu banget sih..?” Aku diam saja

karena malu mengatakan bahwa sebenarnya Rini lah yang menaikkan tensiku pagi ini. Sorenya Agus datang ke rumahku, “Sepertinya Mas punya kelainan sepertiku ya..?” tanyanya setelah kami berbasa-basi. “Maksudmu apa Gus..?” tanyaku heran. “Isteriku tadi cerita, katanya tadi pagi dia melihat Mas dan Mbak Resty bergulat setelah ngobrol dengannya.” Loh, aku heran, dari mana Rini nampak kami melakukannya? Oh iya, baru kusadari ternyata jendela kamar kami saling berhadapan. Agus langsung menambahkan, “Nggak usah malu Mas, saya juga maniak Mas.” katanya tanpa malu-malu. “Begini saja Mas,” tanpa harus memahami perasaanku, Agus langsung

melanjutkan, “Aku punya ide, gimana kalau nanti malam kita bikin acara..?” “Acara apa Gus..?” tanyaku penasaran. “Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu, gimana..?” “Pesta apaan..? Gila kamu.” “Pokoknya tenang aja Mas, kamu cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas, nanti minumannya saya yang nyediain. Kita berempat aja, sekedar refresing ajalah Mas, kan Mas belum pernah mencobanya..?” Malamnya, menjelang pukul 20.00, Agus bersama isterinya sudah ada di rumahku. Sambil makan dan minum, kami ngobrol tentang masa muda kami. Ternyata ada

Cerita Sex Hot Main – persamaan di antara kami, yaitu menyukai dan cenderung maniak pada sex. Diiringi musik yang disetel oleh isteriku, ada perasaan yang agak aneh kurasakan. Aku tidak dapat menjelaskan perasaan apa ini, mungkin pengaruh minuman yang dibawakan Agus dari rumahnya. Tiba-tiba saja nafsuku bangkit, aku mendekati isteriku dan menariknya ke pangkuanku. Musik yang tidak begitu kencang terasa seperti menyelimuti pendengaranku. Kulihat Agus juga menarik isterinya dan menciumi bibirnya. Aku semakin terangsang, Resty juga semakin bergairah. Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini. Tidak berapa lama Resty sudah telanjang bulat, entah kapan aku menelanjanginya. Sesaat aku merasa bersalah, kenapa aku melakukan hal ini di depan orang lain, tetapi kemudian

hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku. Kuperhatikan Agus perlahan-lahan mendudukkan Rini di meja yang ada di depan kami, mengangkat rok yang dikenakan isterinya, kemudian membukanya dengan cara mengangkatnya ke atas. Aku semakin tidak karuan memikirkan kenapa hal ini dapat terjadi di dalam rumahku. Tetapi itu hanya sepintas, berikutnya aku sudah menikmati permainan itu. Rini juga tinggal hanya mengenakan BH dan celana dalamnya saja, dan masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang. Perlahan-lahan Agus membuka BH Rini, tampak dua bukit putih mulus menantang menyembul setelah penutupnya terbuka. “Kegilaan apa lagi ini..?” batinku. Seolah-olah

Agus mengerti, karena selalu saya perhatikan menawarkan bergantian denganku. Kulihat isteriku yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbuka menantang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora, seolah-olah tidak keberatan bila posisiku digantikan oleh Agus. Kemudian kudekati Rini yang kini tinggal hanya mengenakan celana dalam. Dengan badan yang sedikit gemetar karena memang ini pengalaman pertamaku Agen poker terbaik

Ketika saya melakukannya dengan orang lain, saya dengan lembut menyentuh paha putih mulusnya.. Sementara itu, aku melihat Agus mencium seluruh tubuh Resty dengan semakin intens, hal yang biasa aku lakukan.. Jariku perlahan mendekati kemaluan Rini.. Bagian itu kubelai, meski masih tertutup celana dalam, aku mencium wangi khas alat kelamin wanita, dan bagian itu mulai basah.. Perlahan aku melepas celananya
dengan hati-hati sambil berbaring di atas meja.. Terlihat bulu-bulu yang tidak terlalu panjang menghiasi area sela-sela paha Rini.. “Tolong cium aku…!!” Rini mengerang seolah dia siap melakukannya.. Tapi saya tidak melakukan itu.. Saya ingin memberinya kegembiraan yang nyata malam ini.. Aku melihat seluruh bagian tubuh Rini yang benar-benar sempurna.. Biasanya saya hanya bisa melihatnya dari jauh, meski tertutup pakaian.. Sekarang berbeda
Cerita Sex Hot Main – bukan hanya melihat, tapi dapat menikmati. Sungguh, ini suatu yang tidak pernah terduga olehku.. Sepertinya aku hanya ingin menelannya.. Lalu aku menjilat semuanya tanpa meninggalkan sisa apapun, dan di saat yang sama tangan kiriku menyentuh kemaluannya yang ditumbuhi rambut hitam halus.. Bagian ini lembut sekali, mulut kemaluannya mulai basah.. Perlahan aku memasukkan jari telunjukku ke dalam.. “Ssst…, akh…!!” »Rini menggeliat senang..
Aku terus melakukannya, sekarang lebih dalam dan menggunakan dua jari, desis Rini.. Kali ini mulutku bergerak ke arah dua bukit menonjol di dada Rini, kuhisap putingnya, tubuh Rini gemetar panas.. Tiba-tiba tangannya meraih kemaluanku sambil memegangnya dengan kedua telapak tangan seolah takut melepaskannya.. Posisi Rini kini miring, sedangkan aku berlutut sehingga penisku tepat berada di mulutnya.. Perlahan dia mulai menjilati penisku.. Sebaliknya, tubuhku bergetar hebat.. Rini memasukkan penisku ke dalam mulutnya.. Ya Tuhan, aku hampir tidak bisa menikmatinya.. Sungguh lezat sekali!! Saya belum pernah merasa seperti ini.. Sementara di sofa, Agus dan istri tampak melakukan gerakan 69.. Resty di bawah sambil menghisap kemaluan Agus, sedangkan Agus menjilati kemaluan Resty.. Empat tarikan napas kami saling berkejaran seolah-olah kami sedang dalam perjalanan yang panjang dan melelahkan.. Alunan musik yang banyak lagunya seakan menambah semangat kami.. Kini aku memasukkan tiga jari ke dalam kemaluan Rini, dia mengerang keras sekali hingga kemaluanku terlepas dari mulutnya.. Sekarang giliranku untuk mencium kemaluannya.. Rasanya seperti kepalaku terjebak di antara paha mulusnya.. Aku menyeret lidahku sepanjang lidahnya dan mengarahkannya ke dalam kemaluannya sementara aku memainkannya.. Aroma dan rasanya semakin menambah hasrat saya.. Rini kini terengah-engah lalu diam-diam berteriak agar aku segera memasukkan penisku ke dalam lubangnya.. Cepat-cepat
Cerita Sex Hot Main – kurengkuh kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja, kutekuk lututnya dan kubuka pahanya lebar-lebar supaya aku dapat memasukkan kemaluanku sambil berjongkok.. Pelan-pelan aku mengarahkan pistol ke lubang Rini.. Saat ujung penisku masuk ke dalam lubang, Rini mendesis, “Ssshh.., aahhk.., oh bagus sekali!! Ayo kawan, pasang kembali ahh!! Aku pasti mengambilnya lebih dalam sambil menarik keluar sedikit dan mendorong kembali lagi.. Saya merasakan kegembiraan yang luar biasa melakukan hal itu.. Mungkin karena selama ini aku hanya melakukannya bersama istriku, kali ini aku merasakan sesuatu yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.. Tanganku kini meremas lembut payudara Rini sambil memijatnya.. Mulut Rini seolah terkesiap nikmat, aku langsung mencium bibirnya hingga Rini nyaris tak bisa bernapas, aku remas dan peluk dia sekuat tenaga hingga Rini meronta.. Lenganku semakin menegang, seolah dia tidak akan pernah melepaskanku lagi.. Keringat membasahi seluruh tubuh kami.. Agus dan istrinya tidak lagi memperhatikannya.. Apa yang saya rasakan sekarang adalah sebuah petualangan

yang belum pernah kulalui sebelumnya. Pantatku masih naik turun di antara kedua paha Rini. Luar biasa kemaluan Rini ini, seperti ada penyedot saja di dalamnya. Kemaluanku seolah tertarik ke dalam. Dinding-dindingnya seperti lingkaran magnet saja. Mata Rini merem melek menikmati permainan ini. Erangannya tidak pernah putus, sementara helaan napasnya memburu terengah-engah.Posisi sekarang berubah, Rini sekarang membungkuk menghadap meja sambil memegang kedua sisi meja yang tadi tempat dia berbaring, sementara saya dari Bandar slot resmi terpercaya

belakangnya dengan berdiri memasukkan kemaluanku. Hal ini cukup sulit, karena selain ukuran kemaluanku lumayan besar, lubang kemaluan Rini juga semakin ketat karena membungkuk. Kukangkangkan kaki Rini dengan cara melebarkan jarak antara kedua kakinya. Perlahan kucoba memasukkan senjataku. Kali ini berhasil, tapi Rini melenguh nyaring, perlahan-lahan kudorong kemaluanku sambil sesekali menariknya. Lubangnya terasa sempit sekali. Beberapa saat, tiba-tiba ada cairan milik Rini membasahi lubang dan kemaluanku hingga terasa nikmat

Cerita Sex Hot Main – sekarang. Kembali kudorong senjataku dan kutarik sedikit. Goyanganku semakin lincah, pantatku maju mundur beraturan. Sepertinya Rini pun menikmati gaya ini. Buah dada Rini bergoyang-goyang juga maju-mundur mengikuti irama yang berasal dari pantatku. Kuremas buah dada itu, kulihat Rini sudah tidak kuasa menahan sesuatu yang tidak kumengerti apa itu. Erangannya semakin panjang. Kecepatan pun kutambah, goyangan pinggul Rini semakin kuat. Tubuhku terasa semakin panas. Ada sesuatu yang terdorong dari dalam yang tidak kuasa aku menahannya.

Sepertinya menjalar menuju kemaluanku. Aku masih berusaha menahannya. Segera aku mencabut kemaluanku dan membopong tubuh Rini ke tempat yang lebih luas dan menyuruh Rini telentang di bentangan karpet. Secepatnya aku menindihnya sambil menekuk kedua kakinya sampai kedua ujung lututnya menempel ke perut, sehingga kini tampak kemaluan Rini menyembul mendongak ke atas menantangku. Segera kumasukkan senjataku kembali ke

dalam lubang kemaluan Rini. Pantatku kembali naik turun berirama, tapi kali ini lebih kencang seperti akan mencapai finis saja. Suara yang terdengar dari mulut Rini semakin tidak karuan, seolah menikmati setiap sesuatu yang kulakukan padanya. Tiba-tiba Rini memelukku sekuat-kuatnya. Goyanganku pun semakin menjadi. Aku pun berteriak sejadinya, terasa ada sesuatu keluar dari kemaluanku. Rini menggigit leherku sekuat-kuatnya, segera daftar poker

Cerita Sex Hot Main -kurebut bibirnya dan menggigitnya sekuatnya, Rini menjerit kesakitan sambil bergetar hebat. Mulutku terasa asin, ternyata bibir Rini berdarah, tapi seolah kami tidak memperdulikannya, kami seolah terikat kuat dan berguling-guling di lantai. Di atas sofa Agus dan isteriku ternyata juga sudah mencapai puncaknya. Kulihat Resty tersenyum puas.Sementara Rini tidak mau melepaskan kemaluanku dari dalam kemaluannya, kedua ujung tumit kakinya masih menekan kedua pantatku. Tidak kusadari seluruh cairan yang keluar dari kemaluanku masuk ke liang milik

Rini. Kulihat Rini tidak memperdulikannya. Perlahan-lahan otot-ototku mengendur, dan akhirnya kemaluanku terlepas dari kemaluan Rini. Rini tersenyum puas, walau kelelahan aku pun merasakan kenikmatan tiada tara. Resty juga tersenyum, hanya nampak malu-malu. Kemudian memunguti pakaiannya dan menuju kamar mandi. Hingga saat ini peristiwa itu masih jelas dalam ingatanku. Agus dan Rini sekarang sudah pindah dan kembali ke Jakarta.

Sesekali kami masih berhubungan lewat telepon. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. Pernah suatu waktu Rini berkunjung ke rumah kami, kebetulan aku tidak ada di rumah. Dia hanya ketemu dengan isteriku. Seandainya saja.. TAMAT

Tanteseks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *