LEON288

Cerita Sex Ayah Sange Dengan Gadis-Gadisnya

Cerita Sex Ayah Sange Dengan Gadis-Gadisnya

Majalah Dewasa – Cerita Sex Ayah Sange Aku dan istriku selalu kompak dalam melakukan kegiatan seks dengna cara apapun supaya tidak bosan dengan yang pernah dirasakan, kita selalu mencari hal yang menarik, aku berusaha berfantasi dengan orang lain biasanya aku menonton film porn dulu sebelum gairahku memuncak dan aku menonton film biasanya malam hari setelah orang rumah sudah tidur semua.

Yang mengejutkanku, kebanyakan film porno itu selalu melibatkan seorang gadis muda. Dalam usia kepala tiga, aku tak pernah memikirkan wanita yang lebih muda sampai aku menyaksikan film-film itu. Aku sadar kalau ternyata gadis-gadis muda sangatlah panas.

Hal lain yang menarik perhatianku adalah kenyataan kalau permainan lesbian sangat populer. Aku mulai tertarik dengan gadis muda yang mencumbui vagina gadis muda lainnya yang lembut, basah, dan biasanya tak berambut.

Melihat film-film itu untuk berfantasi mulai mengubah kehidupanku. Aku mempunyai tiga orang anak gadis yang beranjak remaja. Aku mulai memperhatikan mereka, kulihat cara mereka berpakaian, cara jalannya, dan segala tingkah laku mereka. Wedebet

Mereka menjadi obsesiku sendiri! Kuamati lebih detil saat mereka bangun pagi untuk melihat putingnya yang mengeras di balik pakaian tidur mereka. Kunikmati puting mereka yang terayun saat mereka berjalan-jalan dalam rumah. Aku terus mengamati mereka sampai semuanya beranjak menjadi seorang gadis muda yang sempurna.

Yang tertua adalah Dina. Dia mempunyai puting yang paling besar, branya mungkin D-cup atau lebih besar. Dia sesungguhnya tak terlalu cantik, tapi enak dipandang. Aku yakin teman-teman cowoknya banyak yang memperhatikan dadanya. Dina juga mempunya pantat yang kencang dan besar. Tapi meskipun dia yang paling tua di antara saudara-saudaranya, dia sering bertingkah seperti gadis berusia separuh umurnya.

Yang paling muda Tia. Tia mungkin yang paling cantik di antara ketiganya. Masalahnya adalah dia pemalas, hanya duduk dan tak mengerjakan apa pun sepanjang waktu. Jadi pantatnya menjadi melebar..? Putingnya baru mulai tumbuh. Dan di samping itu dia tomboy, aku jadi mempertanyakan jenis kelaminnya. Dia lebih suka berada di antara cowok daripada cewek.

Rahma yang di tengah, di antara anak-anakku, bentuk tubuhnya lah yang terbagus. Bagiku, dia mempunyai tubuh dalam fantasiku. Dia memiliki tubuh yang sempurna dengan bra B-cupnya, atau C-cup kecil. Rambutnya yang panjang hingga melewati bahunya, dan matanya selalu nampak mempesona.

Masalahnya dia yang paling bandel. Selalu membuat masalah. Dia juga sadar kalau dia punya tubuh yang bagus dan selalu memakai pakaian yang memperlihatkan hal itu. Di antara anak-anakku, Rahma lah yang jadi bahan fantasi utamaku. Setiap kali aku menyetubuhi istriku, Rahma lah yang ada dalam benakku!

Kisah ini bermula dengan Dina dan temannya Sitha. Sitha setahun lebih muda, tapi mereka sangat akrab. Sitha selalu menginap di rumah kami setidaknya sekali sebulan. Sitha sangat kurus, dadanya kecil, tapi sangat manis.

Suatu malam saat Sitha menginap, aku mulai melihat film porno seperti biasa. Suaranya kumatikan jadi aku dapat mendengar kalau ada orang yang mendekat. Lagipula aku dengar suara berisik dari kamar Dina.

Kupikir mereka sedang sibuk dengan urusan gadis remaja dan begadang sampai pagi ngomongin tentang cowok dan sekolah, atau apapun yang menjadi urusan gadis seusia mereka. Entah bagaimana suara yang kudengar tak lagi seperti orang yang sedang ngobrol. Kadang kudengar suara erangan.. Yang lama-lama cukup keras juga.

Aku mendekat ke pintu kamar Dina dan lebih mendengarkan apa yang tengah terjadi. Dan benar! Itu suara erangan dan cukup berisik! Kalau saja pintunya tak tertutup pasti kedengaran sampai luar dengan jelas. Lalu aku dengar teriakan kenikmatan.

Kudorong pintunya sedikit terbuka. Apa yang kulihat didalam sangat mengejutkanku. Sitha dan Dina berbaring di lantai dengan Tia diantara mereka. Kepala Sitha berada diantara paha Dina dan kepala Tia ada di sela paha Dina.. SItus game online terpercaya

Setelah mataku dapat menyesuaikan dengan kegelapan kamar itu, kulihat dada Dina bergerak naik turun dengan cepat karena nafasnya. Putingnya ternyata lebih besar dari yang kubayangkan. Tangannya memelintir putingnya sendiri saat Sitha menjilati kelentitnya dan dua jarinya yang terbenam pada vagina Dina. Mata Dina terpejam dalam kenikmatan yang diberikan Sitha.

Aku terus memperhatikan mereka hingga paha Dina mencengkeram kepala Sitha dan terlihat sepertinya dia akan memecahkan putingnya sendiri saat dia mendapatkan orgasmenya pada wajah Sitha. Kelihatannya Sitha juga telah orgasme dalam waktu yang sama

Karena dia mengangkatkan kepalanya dari paha Dina dengan cairan vagina yang menetes jatuh di pipinya seiring dengan tubuhnya yang mengejang dan kudengar sebuah umpatan keluar dari bibirnya. Aku terkejut mundur saat kurasakan ada tubuh yang menekan punggungku. Saat kutengok, kulihat Rahma sedang berdiri di depanku. Rahma memandangku dengan mata indahnya dan bertanya..

Apa Papa menikmatinya? lalu dia melihat ke bawah dan meremas penisku yang sudah keras. Titan Gel Murah Meriah

Tak perlu dijawab, aku bisa lihat dan rasa Papa menikmatinya.

Mengapa kamu tidak melepas celanamu dan bergabung dengan kami? dia bertanya sambil tangannya masuk ke dalam celanaku dan mulai meremas penisku secara perlahan.

Dan sepertinya aku hanya ingin kembali bersama anak-anakku, tapi…

Aku tidak bisa, ibumu akan membunuhku. Aku mendengar suara Dina saat aku mulai berjalan menjauh dari mereka. Saya tidak tahu apa yang saya lewatkan!

Sayangnya, saya tahu apa yang saya lewatkan. Saya melewatkan kesempatan saya untuk memiliki bukan hanya satu tapi empat wanita muda seksi. Mimpiku hampir menjadi kenyataan.

Aku masuk ke kamar dan berbaring di samping istriku. Biasanya kalau saya dan suami bercinta rasanya hambar sekali. Kali ini saat aku merangkak di atasnya, aku menidurinya dengan keras dan cepat. Aku keluar setelah beberapa menit, mengeluarkan penisku…

Dan saya? Aku mendengar istriku bertanya dan memeluk penisku yang masih keras.
Dia mendekat padaku dan segera mengambil penisku kembali ke vaginanya. Ini adalah pertama kalinya dia mengambil inisiatif. Dan menurut saya ini juga pertama kalinya dia menduduki puncak. Istri saya bergerak ke atas dan ke bawah dan saya merasakan tangannya memainkan klitoris saya saat dia bergerak di atas saya.

Cerita Sex Ayah Sange Melihat isteriku yang berusaha meraih orgasmenya membuatku terangsang kembali. Kuremas payudarnya, kubayangkan yang berada dalam genggamanku adalah milik Dina. Kupelintir putingnya diantara jariku, keras dan lebih keras lagi, tak mungkin menghentikan aku.

Dia menggeliat kegirangan, tangannya semakin menekan klitorisnya. Itulah pertama kalinya aku merasakan cairan vagina istriku mengalir ke tubuhku. Kali ini dia mengalami orgasme terbesar yang pernah dia alami. Itu membuatku bertanya-tanya apakah dia benar-benar bahagia dengan kehidupan seks kami sebelumnya. Istri saya mulai merasa lemah. Kali ini aku tidak keluar jadi aku menggulingkannya ke samping dan segera menindihnya. Aku langsung menghisap putingnya dengan penuh gairah. Aku menidurinya dengan kekuatan yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya.

Saya mulai merasa orgasme saya akan meledak. Saat klimaksku mendekat, aku menggigit putingnya sedikit lebih keras, menyebabkan dia orgasme. Dan saat aku merasakan dinding vaginanya berkontraksi di penisku, aku menembakkan spermaku jauh ke dalam dirinya untuk kedua kalinya dalam tiga puluh menit. Aku menurunkan diriku di atasnya.

Hebat sekali, kata istri saya.

Anda harus melakukan ini lebih sering. Ketika saya bangun keesokan harinya, istri saya sudah tidak ada lagi di sisi saya. Tiba-tiba, kejadian tadi malam kembali teringat padaku. Saya memejamkan mata menikmati ini dan tangan saya bergerak ke bawah dan mulai membelai penis saya yang sedang ereksi. Aku hampir orgasme saat mendengar…

Mengapa Ayah tidak membiarkan kita melakukannya untuknya? Aku langsung membuka mata dan terkejut melihat Dina dan Sitha berdiri di depan pintu kamarku. Aku tak bisa menghentikan orgasmeku saat bayangan wajah Sitha yang berlumuran cairan Dina muncul di benakku.

Ups, sudah terlambat! Dina Dina saat mereka meninggalkan ruangan.

Aku segera berdiri dan pergi mandi. Saya baru saja selesai mandi, tiba-tiba istri saya membuka pintu kamar mandi dan menyelinap masuk. Anak-anak telah menghilang. Mari kita bersenang-senang.

Istri saya berjongkok di depan saya dan memasukkan penis saya yang masih malas ke dalam mulutnya. P3nisku mulai tumbuh di mulutnya berkat rangsangan lidahnya yang bergerak dengan panik. Penisku semakin membesar dan aku merasakan kepala penisku meluncur ke tenggorokannya. Dia tidak menghapusnya dan bibirnya menggali lebih dalam ke rambut kemaluanku. Lalu aku merasakan dia mulai menelan, gerakan tenggorokannya terasa seperti gelombang basah hangat di penisku. Dan ini juga yang pertama bagi kami. Sungguh dahsyat, sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya. Istri saya memiliki keterampilan yang saya sembunyikan. Kisah Seks Ayah Sange Perlahan, dia menarik penisku dari tenggorokanku dan memasukkannya seluruhnya ke dalam. Dia menatapku dengan penisku di mulutnya dan perlahan mengeluarkannya. Judi poker

Apakah kamu menyukainya, sayang? Dia bertanya.

Sebelum aku dapat menjawabnya dia melakukan hal itu lagi, menelanku seluruhnya. Dia mulai menggerakkanya keluar masuk dalam mulutnya, dan tetap memandangku saat dia melakukan itu. Isteriku mulai menaikkan temponya hingga aku tak dapat menahannya lebih lama lagi saat tiba-tiba dia berhenti..

Hei, hei, tunggu dulu bung. Belum waktunya. Lubangku yang lain perlu dimasuki, tahu. katanya.

Isteriku berdiri dan berputar. Dia membungkuk di depanku, merapatkan pantatnya padaku. Penisku terjepit di lubang anusnya maka kuarahkan pada vaginanya.

Siapa suruh mengalihkan senjatamu?tanyanya.

Kembalikan ke tempat semula!

Dia meraihnya dan lalu mengembalikan penisku ke anusnya, sesuatu yang pernah kulakukan sebelumnya, tapi tidak dengannya. Pelan-pelan dia mendorong pantatnya ke belakang. Kulihat barangku jadi bengkok karena tekanan itu, kepala penisku mulai membelah lubang anusnya, tapi belum masuk. Kemudian tiba-tiba masuk begitu saja, hanya kepalanya saja.

Dia mengerang. Lalu, dia terus menekan ke belakang dan memperhatikan aku memasukkan batang penisku seluruhnya. Aku tak dapat menolak rangsangan ini, kuraih pinggangnya dan mendorong lebih keras lagi untuk memastikan aku telah memasukinya seutuhnya. Kuputar pinggangku, memastikan dia dapat merasakan setiap mili senjataku didalamnya, aku terpukau akan pemandangan penisku yang terkubur dalam lubang anusnya. Lalu perlahan aku bergerak mundur.

Cerita Sex Ayah Sange Saat hampir seluruhnya keluar kemudian kutekan lagi ke depan. Berikutnya aku benar-benar keluarkan penisku dan menggodanya, mengoleskan kepalanya saja pada lubang anusnya. Lalu benar-benar kusingkirkan menjauh dan melesakkan batang penisku kembali kedalam lubang anusnya. Aku bergerak maju mundur dengan cepat.

Pelan, cepat, pelan dan keras. Tak terlalu lama orgasmeku mulai naik. Dia pasti dapat merasakannya karena dia mulai memainkan tangannya pada vaginanya, berusaha untuk meraih orgasmenya sendiri. Untung saja dia mendapatkannya sebelum aku.

Saat kurasakan orgasmenya segera meledak, aku bergerak semakin liar. Pantatnya bergoyang dalam setiap hentakan. Dia mulai mengerang dengan keras seiring hentakanku terhadapnya. Tak kuhentikan gerakanku saat orgasme merengkuhnya, milikku segera datang! Kudorong diriku sejauh yang kubisa dan membiarkan spermaku bersarang dalam lubang anusnya.

Isteriku berteriak saat orgasme datang padanya secara berkesinambungan seiring ledakan spermaku yang kuberikan padanya. Akhirnya, aku selesai, tapi dia mendapatkan orgasme sekali lagi saat kepala penisku keluar dari jepitan lubang anusnya.

Isteriku membersihkan tubuhku lalu mendorongku keluar dari kamar mandi. Aku melangkah ke kamar kami dan berganti pakaian. Baru saja aku selesai memakai pakaian saat isteriku keluar dari kamar mandi dan muncul dalam kamar.

Tadi benar-benar indah katanya.

Mungkin kita harus mengulanginya lagi nanti. Sekarang keluarlah dan nonton TV.

Anak-anakku, tanpa Sitha pulang tak lama kemudian. Semuanya bertingkah normal. Aku lihat pertandingan bola, dan mereka melakukan apa yang biasa mereka kerjakan di hari Minggu sore.

Sisa seminggu itu normal-normal saja. Gadis-gadis pergi ke sekolah dan Isteriku pergi kerja seperti biasanya. Agen Spbo

Cerita Sex Ayah Sange Tak ada seorangpun yang bicara atau menanyakan tentang kejadian minggu lalu. Isteriku terlalu letih tiap malamnya sepulang dia kerja. Anak-anakku juga bersikap seperti tak pernah terjadi apapun. Aku jadi mulai berpikir apakah itu hanya khayalanku atau aku bermimpi tentang itu?

Saat aku pulang kerja di hari Jumat, anak-anaku meminta ijinku apa temannya boleh menginap nanti malam. Sitha ingin meghabiskan kembali akhir minggunya bersama kami dan Rahma ingin temannya Ami bermalam juga.

Aku suka Ami. Dia anggun. Kalau saja aku masih remaja, aku pasti akan mengajaknya kencan. Dia, seperti Rahma, memiliki sosok sempurna. Bedanya Ami memiliki wajah yang dapat membuatnya dengan mudah jadi seorang model kalau dia mau.

Malam harinya semuanya pergi tidur lebih awal. Mereka benar-benar ingin lepas dari rutinitas hariannya, baik itu sekolah atau kerja. Saat kami bangun hari Sabtunya, semua orang memintaku untuk mengadakan pesta kebun.

Maka, isteriku maengajak mereka semua pergi ke toko untuk belanja. Aku beristirahat sejenak kemudian pergi mandi. Ada kerjaan menungguku saat mereka pulang nanti.

Saat mereka akhirnya pulang, sepertinya mereka memborong semua barang-barang di toko. Aku bilang pada mereka kalau hanya aku saja yang memasak pasti tak akan selesai. Bisa kacau jadinya. Akhirnya mereka bersedia berbagi tugas.

Dengan semua belanjaan yang mereka borong, memerlukan hampir dua jam untuk memasaknya. Badanku bau asap dan terasa sangat letih. Saat aku masuk kedalam rumah, tak ada seorangpun di ruang keluarga ataupun dapur.

Cerita Sex Ayah Sange Hey! Dimana kalian?teriakku, Saatnya makan!

Ya! kudengar jawaban dari kamar Dina. Tapi tak ada seorangpun yang datang untuk makan.

Hey, kalian sedang apa sih? Apa nggak ada yang mau makan?tanyaku jengkel.

Ada! kembali hanya jawaban yang kudengar dari kamar Dina.

Aku mendekat ke kamar Dina dan ternyata pintunya sedikit terbuka. Saat aku menengok kedalam, kulihat para gadis dengan berbagai posisi tanpa pakaian. Kudorong pintunya agar lebih terbuka.

Apa yang kalian lakukan?

Sedang menunggu Papa. Rahma menjawab dan mendekat lalu menarik tanganku agar masuk.

Kami membiarkan Papa minggu kemarin, tapi akhir pekan ini Papa tak akan dapat lolos dengan mudah.

Sudah Papa bilang. Mama kalian akan membunuhku! tangkisku.

Tidak, aku tak akan melakukannya! kudengar suara isteriku saat kulihat dia mengangkat kepalanya di antara paha Dina.

Gadis-gadis ini menginginkanmu! Bisa apa aku menolak mereka?

Rahma menarik tanganku ke tengah kamar. Baru kemudian aku sadar kalau dia tak mengenakan selembar benangpun. Kupandangi tubuhnya. Apa yang kusaksikan ini jauh lebih baik dari yang kubayangkan. Payudaranya besar tapi kencang dengan putingnya yang menunggu untuk segera dihisap.

Bisa apa aku menolak mereka? pikirku saat aku rendahkan tubuhku dan mulai menghisap puting itu.
Kurasakan puting Rahma membesar dalam mulutku, lalu kutaruh diantara gigiku dan mulai menggigitnya pelan. Saat aku sedang sibuk dengan itu kurasakan ada tangan yang menarik turun resletingku.

Lalu tangan itu merogoh kedalam celana dalamku dan mengeluarkan penisku. Aku melihat ke bawah dan kudapati Ami sedang mengarahkan penisku ke mulutnya dan segera saja dihisapnya. Kutelusuri lekuk tubuh Dina dengan tanganku sampai pada vaginanya yang tak berambut, dan menyelipkan jariku padanya.

Cerita Sex Ayah Sange Dapat kurasakan kehangatan dalam vaginanya dan basah saat jariki kutekankan masuk dengan pelan. Aku berusah untuk mendorongnya lebih dalam lagi, tapi terasa ada yang menahan gerakanku. Rahma memandangku..

Ya, Rahma masih perawan dan jari ayah lah yang pertama kali masuk ke dalam vagina Rahma. Rahma berharap penis ayahnya berada di urutan kedua. Aku membungkuk dan mencium Rahma, bibir kami menyatu, ciuman yang sempurna.

Sementara Ami masih menggodaku. Usahanya jelas berdampak pada saya. Aku menunduk, kepalanya terayun-ayun di batang tubuhku. Aku tidak ingin mengeluarkan muatan pertamaku ke mulut Ami ketika ada pilihan lain. vagina perawan Rahma di hadapanku. Jadi aku mengeluarkan penisku dari mulut Ami.

Kita bisa melanjutkannya nanti. Aku memberitahunya saat itu.

Aku mendorong Rahma ke tempat tidur dan memeluknya dengan lembut. Aku menciumnya lagi lalu memindahkan ciumanku ke seluruh tubuh telanjangnya. Aku menjilat lehernya dan meninggalkan bekas disana agar dia kelak mengingat kejadian indah itu.

Saya kemudian pindah ke dadanya, menghisap putingnya. Hal ini menyebabkan lebih banyak erangan keluar dari mulutnya. Saat aku dengan lembut menggigit putingnya, punggungnya sedikit terangkat karena terkejut. Kemudian bergerak ke bawah rahimnya hingga berakhir di vaginanya yang tidak berambut.

Aku memandangnya sejenak lalu membenamkan hidungku di ruang kosong. Aroma yang keluar dari vaginanya membuatku semakin mabuk. Saat saya mengganti hidung dengan lidah, hasilnya lebih bagus lagi.

Dengan semua makanan yang mereka beli, mereka membutuhkan waktu hampir dua jam untuk memasaknya. Tubuh saya berbau asap dan saya merasa sangat lelah. Saat saya masuk ke dalam rumah, tidak ada seorang pun di ruang tamu atau dapur.

Menyapa! Kamu ada di mana ? Saya berteriak: “Saatnya makan!”

Benar! Aku mendengar jawabannya dari kamar Dina. Tapi tidak ada yang datang untuk makan.

Apa yang kamu lakukan? Apakah tidak ada yang mau makan? aku bertanya dengan marah.

Memiliki! Satu-satunya jawaban yang kudengar hanya dari kamar Dina.

Cerita Sex Ayah Sange Aku mendekat ke kamar Dina dan ternyata pintunya sedikit terbuka. Saat aku menengok kedalam, kulihat para gadis dengan berbagai posisi tanpa pakaian. Kudorong pintunya agar lebih terbuka.

Apa yang kalian lakukan?

Menunggu ayah. Jawab Rahma lalu berjalan mendekat dan menarik tanganku untuk masuk. Kami meninggalkan Ayah minggu lalu, tapi dia tidak akan bisa keluar dengan mudah akhir pekan ini.

Ayah sudah mengatakannya. Ibumu akan membunuhku! Saya pergi.

Tidak saya tidak akan! Aku mendengar suara istriku sambil mengangkat kepalanya dari sela-sela paha Dina. situs casino online terpercaya

Gadis-gadis ini menginginkanmu! Bisakah saya menolaknya? Rahma menarik tanganku ke tengah ruangan. Baru saat itulah saya menyadari dia tidak memakai tali pengikat apa pun. Saya melihat tubuhnya. Apa yang saya lihat jauh lebih baik dari yang saya bayangkan. Payudaranya besar namun kencang dan putingnya menunggu untuk segera dihisap. Bisakah saya menolaknya? Pikirku sambil menurunkan tubuhku dan mulai menghisap puting itu.
Aku merasakan puting susu Rahma tumbuh di mulutku, lalu aku mengambilnya di sela-sela gigiku dan mulai menggigitnya perlahan. Saat aku sedang sibuk dengan hal itu, aku merasakan ada tangan yang membuka ritsleting celanaku.

Cerita Sex Ayah Sange Lalu tangan itu merogoh kedalam celana dalamku dan mengeluarkan penisku. Aku melihat ke bawah dan kudapati Ami sedang mengarahkan penisku ke mulutnya dan segera saja dihisapnya. Kutelusuri lekuk tubuh Dina dengan tanganku sampai pada vaginanya yang tak berambut, dan menyelipkan jariku padanya.

Aku bisa merasakan kehangatan di v4ginanya dan basah saat aku perlahan memasukkan jariku ke dalamnya. Saya mencoba mendorongnya lebih dalam tetapi saya merasa ada sesuatu yang menghalangi gerakan saya. Rahma menatapku.. Ya, Rahma masih perawan dan jari ayah lah yang pertama kali masuk ke dalam vagina Rahma. Rahma berharap penis ayahnya berada di urutan kedua. Aku membungkuk dan mencium Rahma, bibir kami menyatu, ciuman yang sempurna.

Sementara Ami masih menggodaku. Usahanya jelas berdampak pada saya. Aku menunduk, kepalanya terayun-ayun di batang tubuhku. Aku tidak ingin mengeluarkan muatan pertamaku ke mulut Ami ketika ada pilihan lain. vagina perawan Rahma di hadapanku. Jadi aku mengeluarkan penisku dari mulut Ami.

Kita bisa melanjutkannya nanti. Aku memberitahunya saat itu.

Cerita Sex Ayah Sange Kudorong Rahma ke tempat tidur, menindihnya dengan lembut. Kucium dia lagi lalu ciumanku bergerak ke sekujur tubuh telanjangnya. Kujilati lehernya, dan kutinggalkan bekas disana agar dia mengingat kejadian indah ini nantinya.

Kemudian aku bergerak ke dadanya, menghisapi putingnya. Ini mengakibatkan beberapa lenguhan keluar dari mulutnya. Saat kugigit lembut putingnya dan punggungnya terangkat sedikit keatas karena terkejut. Lalu turun ke perutnya hingga akhirnya bermuara pada vaginanya yang tak berambut.

Cerita Sex Ayah Sange Kupandangi sejenak lalu kubenamkan hidungku pada celahnya. Aroma yang keluar dari vaginanya semakin membuatku mabuk. Saat kugantikan hidungku dengan lidah, akibatnya jadi jauh lebih baik lagi.

ayah anak xxx,ayah ngesex dengan anak,ayah v anak,bapak hot,dientot ayah tiri,dientot bapak,main dengan ayah tiri,main dengan bapa tiri,main dengan bapak mertua,bapak hot,bapak ml,xxx ayah

Tanteseks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *